Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Hindari Kesalahan DPT, Bawaslu Jabar Ajak Warga Rekam E-KTP

SABTU, 15 JULI 2017 | 02:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Demi menghindari kesalahan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pemerintah daerah untuk terus menggalakkan warga melakukan perekaman KTP elektronik.

Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat Harminus Koto, menjelaskan menurut perundang-undangan jika DPT yang dapat mengikuti Pilkada adalah mereka yang telah memiliki KTP elektronik. Sehingga KPU, lanjut Harminus tidak akan menetapkan DPT yang belum memiliki KTP elektronik.

"Jangan sampai persiapan dan sibuk untuk melakukan perekaman KTP elektronik tidak terjadi seminggu sebelum pelaksanaan Pilkada dimulai. Jadi menggalakkan perekaman KTP elektronik harus benar-benar dilakukan jauh-jauh hari," ujar Harminus di Swiss Belin Hotel, Karawang, Jawa Barat, Jumat (14/7).


Dia mencontohkan kejadian banyaknya DPT yang tidak memiliki KTP elektronik terjadi pada pilkada di Kabupaten Bekasi. Saat itu sekitar 600 ribu penduduk belum memiliki KTP elektronik. Sehingga saat itu KPU setempat sibuk untuk melakukan perekaman KTP elektronik.

"Bahkan yang uniknya saat itu. Dari 600 ribu DPT, ternyata 36 ribu itu merupakan penduduk siluman. Itu tidak diketahui," katanya.

Untuk itu, dia mengingatkan seluruh lapisan Pemerintah Daerah, mulai dari Kabupaten hingga tingkat desa untuk membantu melakukan pendataan kependudukan secara serius.

"Harus ada pembenahan (Kependudukan). Jangan sampai persiapan dengan sistem sapujagat. Itu memberikan pendidikan yang buruk untuk masyarakat dalam pemilu," tandasnya seperti diberitakan RMOLJabar. [ian]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya