Berita

Saut Situmorang bermain saksofon

Hukum

Saut Jamin Hasil Penyidikan E-KTP Tidak Akan Mengecewakan Publik

JUMAT, 14 JULI 2017 | 21:19 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, menjamin hasil penyidikan kasus korupsi pengadaan E-KTP tidak akan mengecewakan publik. Dia meminta masyarakat bersabar karena proses penyidikan masih terus berlangsung hingga sekarang.

"Kita tunggulah. Prosesnya masih berjalan. Kita ingin semuanya baik-baik saja. Kita tunggu saja sebentarlah," ujar Saut usai bermain saksofon di acara aksi Jumat Keramat Lawan Hak Angket yang dilaksanakan mahasiswa di Halaman Gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/7).

Namun, Saut enggan berkomentar saat ditanya mengenai surat perintah penyidikan (sprindik) terkait penetapan tersangka baru dalam kasus E-KTP.


"Saya enggak mau ngomong itu. Pokoknya kalian tunggu saja dulu. Yang jelas tidak akan mengecewakan publik, kerja kami kan digaji untuk itu. Cuma, sekali lagi, harus ada proses," imbuhnya.

Sejak pekan kemarin penyidik KPK melakukan pemeriksaan kepada para anggota DPR yang namanya pernah disebut dalam surat dakwaan jaksa berkaitan dengan aliran dana E-KTP.

Siang tadi, penyidik juga melakukan panggilan ulang kepada Ketua DPR RI, Setya Novanto. Saut menjelaskan, pemeriksaan Novanto siang tadi berkaitan dengan namanya yang disebut dalam surat dakwaan dan sering pula disebut oleh para saksi dalam persidangan E-KTP.

"Ya kan kalian tahu beberapa kali disebut-sebut. Kalau disebut kan kita harus tanya. Tapi kalau kita enggak ketemu, kita mau gimana? Tapi kalau harapannya ketemu juga harus ketemu. Jadi, maksud saya, kita tunggu waktunya sajalah," tutur Saut.

Dalam surat dakwaan jaksa, Novanto bersama-sama mantan Ketua Fraksi Demokrat di DPR RI, Anas Urbaningrum, disebut sebagai pihak yang mengatur proses persetujuan anggaran proyek E-KTP di DPR. Atas lobi-lobi yang dilakukan keduanya, jaksa menengarai Novanto dan Andi Narogong mendapat jatah 11 persen (Rp 574,2 miliar). [ald]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya