Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Edarkan Sabu, Emilia Kontesa Dibui

JUMAT, 14 JULI 2017 | 17:43 WIB | LAPORAN:

Diduga terlibat kasus narkoba jenis sabu, Emilia Kontesa (35) alias EK, ditangkap Satuan Resnarkoba Polrestro Jakarta Selatan (Jaksel).

Ibu rumah tangga itu diamankan dari sebuah kos-kosan di Jalan Sawo, Tebet, Jaksel, Selasa (11/7) lalu.

"Kita tangkap kurang lebih tiga hari lalu, hasil informasi masyarakat," kata Kasat Resnarkoba Polrestro Jaksel, Komisaris Vivick Tjangkung di kantornya, Jumat (14/7).


Menurut Vivick, tersangka diduga mengedarkan narkoba jenis sabu yang disembunyikan dalam brosur. Berdasarkan informasi dari warga, kos-kosan yang disewa tersangka, kerap disambangi orang yang berbeda-beda.

"Dari hasil pengungkapan, kami temukan beberapa paket sabu yang siap edar yang disembunyikan dalam brosur. Jadi kami temukan tumpukan brosur di situ (di tempat tinggal tersangka)," terangnya.

Aksi tersebut, dilakukan tersangka sejak enam bulan terakhir. Awalnya, tersangka berkenalan dengan seseorang berinisial B di salah satu diskotik di wilayah Jakarta Barat.

Saat itu B menawarkan bisnis narkoba ini kepada tersangka yang sedang menganggur.

Modus yang digunakan tersangka tergolong baru. Yaitu, dengan cara menyembunyikan sabu di dalam brosur produk kosmetik dan apartemen.

Dalam brosur yang digunakan, diselipkan sebuah karton dan dilipat dua. Untuk setiap karton, ada satu paket sabu. Tujuannya, jika diperiksa menggunakan sensor X-ray tidak akan terlihat.

"Ini merupakan satu modus yang baru menurut kami (polisi). Karena dikemas secara bagus dengan brosur kosmetik dan brosur apartemen," tuturnya.

Kepada polisi, tersangka mengaku, setiap melakukan transaksi, dirinya hanya menerima perintah melalui telepon dari seseorang rekannya yang berinisial B. Setelah itu, B akan memberitahu pelanggan untuk menemui tersangka di kos-kosannya.

Terkait barang bukti sabu yang diedarkan tersangka, lanjut Vivick, termasuk kualitas bagus. Karena masih dalam bentuk gumpalan.

"Pengakuan tersangka, barang bukti ini (sabu) didapatnya dari Cina," lanjutnya.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan 25 paket sabu dalam brosur dengan harga antara Rp 800 hingga Rp 1,5 juta. [sam]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya