Berita

Badak bercula satu tetrjebak di tengah banjir/Reuters

Global

Badak Bercula Satu Di Taman Nasional Ini Ikut Jadi Korban Banjir

KAMIS, 13 JULI 2017 | 15:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badak bercula satu ikut menjadi korban dalam banjir yang merendam wilayah utara India pekan ini.

Banjir terjadi di negara bagian Assam India di mana hujan lebat yang turun menyebabkan sungai Brahmaputra yang membentang dari China ke India dan Bangladesh meluap dan menyapu sekitar 2.500 desa di Assam selama dua pekan terakhir.

Hal itu membuat 40 orang tewas dan hampir 1,5 juta orang lainnya mengungsi.


Banjir juga merendam pusat penangkaran badak bercula satu di wilayah tersebut, yakni Taman Nasional Kaziranga, sebuah situs warisan dunia UNESCO.

"Lebih dari 90 persen Taman Nasional Kaziranga ada di bawah air," kata Menteri Kehutanan Assam Pramila Rani Brahma kepada Reuters.

Taman tersebut merupakan lahan seluas 430 kilometer persegi yang dihuni oleh ribuan besar badak bercula satu.

"Dua anak badak telah tenggelam dan 15 ekor rusa tewas dalam banjir yang tinggi," kata Brahma.

Hewan-hewan mencari perlindungan di tempat yang tinggi, termasuk perbukitan di luar taman.

Tapi saat hewan-hewan tersebut berpindah ke daerah yang lebih kecil dengan ketinggian yang lebih tinggi untuk menghindari banjir, mereka menjadi lebih rentan terhadap pemburu liar. Mereka juga menghadapi bahaya meningkatnya tertabrak kendaraan jika mereka berlindung di jalan yang sering dilalui tanggul.

"Barikade khusus telah diletakkan di sepanjang jalan raya dan penjaga hutan meminta pengemudi untuk berkendara di bawah 40 km per jam," kata sipir taman seperti dimuat Reuters.

Ia menambahkan bahwa sejumlah rusa tewas karena ditabrak truk yang melaju cepat di jalan. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya