Berita

Din Syamsuddin/Net

Politik

Din Syamsuddin: Khilafah Itu Mirip Eksistensi Vatikan

KAMIS, 13 JULI 2017 | 11:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah tidak perlu merespon berlebihan wacana pendirian khilafah yang digagas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Apalagi menuding HTI sebagai kelompok yang anti Pancasila.

Begitu kata Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menanggapi penerbitan Perppu Ormas yang diasumsikan bertujuan untuk membubarkan HTI.

Dijelaskan Din bahwa khilafah yang dimaksud HTI mirip dengan eksistensi Tahta Suci Vatikan yang menghilangkan sekat negara dan menjadi kiblat bagi umat Katolik di seluruh dunia.


"Khilafah itu tak lebih pada eksistensi Vatikan," jelas usai acara Halal Bihalal di Kantor DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Jalan Senopati Raya, Jakarta Selatan, Rabu (12/7) malam.

Sama seperti Tahta Suci Vatikan, khilafah gagasan HTI juga bercita-cita untuk memiliki pemimpin tertinggi umat Islam layaknya Paus. Pemimpin ini yang nantinya menjadi pemimpin universal umat Islam sedunia.

Meski demikian, sambung Din, bukan berarti dengan keberadaan khilafah umat Islam menjadi anti Indonesia dan anti Pancasila.

"Tak berarti umat Katolik di Indonesia yang patuh ke Vatikan (juga) anti-Pancasila. Saya memahami posisi pemikiran HTI itu," tutup mantan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya