Berita

Politik

Panglima TNI, Stop Berpolitik Untuk Maju Pilpres!

KAMIS, 13 JULI 2017 | 01:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Manuver politik beraroma pencitraan yang dilakukan Panglima TNI Gatot Nurmantyo sangat terlihat dan sulit ditutupi. Ditengarai hal ini sebagai upaya Gatot untuk melantai di bursa Pilpres 2019.

"Jabatan yang bertugas di tubuh TNI, seperti panglima TNI, harus benar-benar netral dan tidak berkecimpung dalam aktivitas politik. TNI itu pelindung rakyat. Jadi semuanya harus mengutamakan rakyat, bukan politik," jelas analis politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro kepada wartawan di Jakarta, Rabu (12/7).

Menurut Siti, demokrasi di Indonesia tidak menghalangi seseorang untuk mengikuti kontestasi pesta demokrasi seperti pemilihan kepala daerah atau bahkan pemilihan presiden. Namun, kebebasan dibingkai oleh batasan aturan sehingga tidak serta-merta bisa berlaku menyeluruh.


Di instansi TNI, dia mencontohkan, tidak bisa terlibat dan berpartisipasi dalam politik praktis. TNI sebagai instansi, termasuk personil yang berada didalamnya harus benar-benar bersih dan bisa menahan godaan berpolitik. Sehingga dengan demikian personil TNI bisa bertindak profesional dalam tupoksinya sebagai alat pertahanan.

Pakem bersih dari aktivitas dan ambisi politik ini tentu berlaku tak terkecuali bagi panglima TNI.

"Kalau ingin mengikuti kontestasi harus lepas dari jabatan. Apalagi (masa pensiun panglima) tidak lama lagi," demikian Siti. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya