Berita

Foto: Net

Politik

Kabar Rini Soemarno Tergusur Menguat

RABU, 12 JULI 2017 | 22:13 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Selama ini Rini Soemarno dikesankan sebagai salah satu wanita baja yang mendampingi Presiden Joko Widodo. Namun menurut kabar yang belakangan berkembang, nama Rini Soemarno masuk dalam daftar menteri-menteri yang kemungkinan dicopot.

Belum diketahui pasti siapa yang akan menggantikan Rini menduduki kursi Menteri Negara BUMN. Sempat ramai jadi pembicaraan di kalangan politisi dan pemerhati politik, bahwa Ignasius Jonan lah yang akan dipasang menggantikan Rini dengan pertimbangan Jonan memiliki pengalaman bagus ketika membenahi PT Kereta Api.

Namun kabar itu tak bertahan lama. Disebutkan bahwa RI-1 masih sangat membutuhkan kerja keras Jonan mengawal Kementerian ESDM, dan karenanya belum berkenan memindahkan Jonan ke pos lain.


Rini sudah berada di samping Jokowi sejak awal kemenangan Jokowi dalam Pilpres 2014 lalu. Dialah yang dipercaya menjadi kordinator Rumah Transisi, kelompok yang mempersiapkan susunan pemerintahan Jokowi-JK masa itu.

Rini sekaligus menjadi palang pintu yang menentukan siapa yang bisa masuk dan merapat ke Jokowi, dan siapa yang tidak bisa dan harus menunggu di luar pagar.

Karena sikap kerasnya itu, Rini sempat digeruduk oleh kelompok relawan Jokowi yang merasa tidak puas dan khawatir ditinggalkan.

Di sisi lain, Rini juga dengan berani memutuskan sepihak persahabatannya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Ramai dibicarakan, sikap Rini ini membuat kalangan PDIP marah besar dan sejak dua tahun lalu mendesak agar Jokowi menggusur Rini dari Kabinet.

Rini juga disebut-sebut sebagai arsitek kerjasama pemerintahan Jokowi dengan pihak-pihak di Republik Rakyat China (RRC). Di kelompok tertentu dia dianggap sebagai pemimpin “mahzab Tiongkokiah”, yang mendekatkan program pembangunan Indonesia dengan ambisi besar RRC membangun Jalan Sutra Baru yang disebut dengan nama One Belt One Road (OBOR).

Posisi nyaman Rini mulai agak terganggu setelah Jokowi memasukkan Sri Mulyani di jajaran Kabinet Kerja. Banyak yang kaget, tetapi penjelasan yang diperoleh dari kelompok tertentu mengatakan, mengundang Sri Mulyani adalah upaya kekuatan ekonomi lain mengimbangi pengaruh “mahzab Tiongkokiah”. Maka, dalam hal ini pun Sri Mulyani disebut sebagai pemimpin “mahzab Amerikiyah”.

Nah, bagaimana cerita sehingga Rini bisa masuk dalam daftar menteri yang mungkin dicopot.

Informasi yang berkembang mengatakan, lawan-lawan Rini Soemarno di pusat kekuasaan mulai mengangkat sejumlah kasus yang melilit Rini. Misalnya, kasus perpanjangan kontrak pengelolaan terminal peti kemas Jakarta. Dan masih ada kasus-kasus lain yang tengah disiapkan demi menggusur Rini.

Rini sendiri disebutkan sudah menyadari bahwa kaki-kaki kursinya sedang digergaji. Dia masih punya waktu untuk mempertahankan posisi kunci di samping Jokowi. [dem] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya