Berita

Foto: Net

Politik

Reshuffle Tertunda, Susi Pudjiastuti Hampir Pasti Tersingkir?

RABU, 12 JULI 2017 | 20:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kocok dan susun ulang Kabinet Kerja yang dikabarkan sudah di depan mata kembali tertunda. Informasi terakhir yang berkembang mengatakan, masih ada beberapa posisi yang belum tuntas dibicarakan.

Salah satunya adalah posisi Susi Pudjiastuti di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Beberapa hari belakangan ini Susi direpotkan oleh gelombang protes kelompok nelayan yang merasa dirugikan oleh kebijakannya melarang alat tangkap ikan cantrang.


Awalnya, Presiden Joko Widodo tidak terpengaruh dengan berbagai protes yang dialamatkan kepada Susi dan bisa menerima alasan bahwa pelarangan cantrang untuk melindungi biota laut dan mempertahankan regenerasi ikan.

Namun belakangan dikabarkan, Jokowi mulai terganggu setelah mendapat bisikan bahwa kemarahan kelompok nelayan juga berimbas pada anjloknya dukungan.

Bisikan seperti inilah yang kabarnya membuat posisi Susi di Kabinet Kerja menjadi sangat kritis, dan bukan tidak mungkin akan tersingkir.

Adapun Susi tidak mau mundur. Dia tetap dengan rencana melarang cantrang dan larangan itu akan diberlakukan mulai Desember 2017.

Susi tidak melarang tanpa memberikan solusi. Dia telah menawarkan penggantian alat tangkap ikan yang lebih ramah sehingga tidak membahayakan biota laut dan menjamin regenerasi ikan.

Alat tangkap ikan untuk kapal-kapal di bawah 10 GT akan diberikan gratis, sementara untuk kapal-kapal di atas 10 GT akan difasilitasi untuk mendapat bantuan dari pihak perbankan. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya