Berita

Pesan Kunci

Kabinet Timses Jokowi Dua Periode

RABU, 12 JULI 2017 | 19:58 WIB | OLEH: HENDRI SATRIO

ISU perombakan Kabinet Kerja kembali mengudara. Isu ini memang mengemuka di publik pasca dipanggilnya Menteri Puspayoga dan Menteri Asnan ke Istana saat Ramadhan lalu.

Sontak publik kembali diingatkan dengan wacana perombakan kabinet yang sempat muncul beberapa hari pasca Pilkada Jakarta usai. Entah mengapa di era Jokowi, setiap Idul Fitri wacana perombakan kabinet ini selalu naik ke permukaan. Walhasil, setiap isu reshuffle ada, dimulai pula tebak-tebakan di ranah publik, sementara di kalangan Menteri mulai degdegan, apalagi bagi kelompok yang ingin jadi Menteri, wah mungkin tidur pun sulit.

Tapi Jokowi, sulit ditebak,  berbagai hitungan matematis hingga klenik tidak dapat memastikan kapan Presiden merombak pembantunya. Sejatinya, semua Menteri berpeluang kena perombakan tapi biasanya bisa dikira-kira.


Bila kali ini jadi reshuffle kabinet maka tujuannya cuma satu, membuat tim tangguh untuk mengantarkan Jokowi jadi Presiden dua periode. Artinya, menteri-menteri yang mungkin dinilai Presiden kesulitan memberikan kontribusi untuk memuluskan langkah ke periode kedua harus siap-siap angkat koper.

Kontribusi Menteri yang paling diharapkan oleh Presiden ada tiga, pertama, Menteri harus mampu membantu  membuat terpenuhinya janji kampanye Jokowi. Nah, ini ada kaitannya dengan infrastruktur dan perut rakyat.

Kedua adalah kontribusi Menteri yang solid mendukung Jokowi secara politik hingga periode kedua. Menteri yang termasuk golongan ini adalah Menteri asal Partai Politik. Ketiga, Menteri yang mampu meredam isu politik yang merugikan Jokowi, seperti isu bahwa Jokowi berseberangan dengan Islam atau Menteri yang tidak dikaitkan dengan isu terlibat korupsi.

Jadi bila mengacu ke atas maka akan ada Menteri Profesional dan Menteri Asal Parpol yang kena "gebug" Jokowi.

Siapa kira-kira Menteri yang berpeluang Aman? Kalaupun mereka terkena perombakan maka tetap akan bertahan dan paling hanya digeser ke posisi baru. Ingat, tujuannyakan membentuk tim sukses, jadi kesampingkan dulu kinerja Menteri di kelompok ini.

Ini adalah kelompok Menteri yang sudah menjadi tim sukses Jokowi sejak 2014 dan tidak mengganggu citra Jokowi. Jadi, nama-nama seperti Luhut, Rini, Teten, Amran, Pratikno, Budi, Khofifah diprediksi akan aman.

Lantas, apakah akan ada orang baru masuk ke Kabinet? Hmm, sudah ada beberapa yang dipanggil, bahkan beberapa yang pernah menjadi anggota kabinet kerja pun dikabarkan sudah bersiap.

Bagaimana dengan relawan? Apakah ada yang dapat kursi kabinet kali ini? Wah, yang antri dan kebelet pasti buaaaanyak. Tapi relawan paling kecil peluangnya masuk kabinet, sebab tidak masuk pun mereka legowo, rela-rela aja, namanya juga relawan, lagipula kursi empuk komisaris terasa sudah nyaman.

Nah, layak kita tunggu kejutan Jokowi. Semoga tujuan dua periodenya tercapai ya Pak. [***]

Penulis adalah akademisi Universitas Paramadina dan  Founder Lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia)

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya