Berita

Foto/Net

Nusantara

KJRI Jeddah Rilis Call Center Haji 2017

RABU, 12 JULI 2017 | 10:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kantor Teknis Haji (STH) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah merilis call center, serta SMS dan WA center untuk penyelenggaraan ibadah haji 1438 H/2017 M.

Call Center: 9200 1 3210 dan SMS dan WA Center: 050 35000 17.

Staf Teknis Haji I Ahmad Dumyati Basori mengatakan, kedua nomor tersebut diharapkan dapat menjadi media komunikasi antara jemaah dengan petugas bila ada kebutuhan layanan. Begitu juga bagi orang lain saat mengetahui keberadaan jemaah yang membutuhkan layanan.


"Kami akan standby 24 jam selama musim haji," ucap Dumyathi dilansir dari laman Kemenag, Rabu (12/7).

Agar bisa diketahui sejak awal oleh jemaah, lanjut Dumyathi, nomor-nomor telepon ini sengaja disosialisasikan sejak sekarang. Nantinya, pengumuman nomor ini juga akan dibuat dalam bentuk stiker dan spanduk yang ditempel di hotel jemaah haji Indonesia dan bus shalawat.

"Harapannya ini menyebar luas dan mudah diketahui sehingga dapat dimanfaatkan oleh jemaah bila membutuhkan layanan," ujarnya.

"Informasi dari jemaah, nantinya akan segera diproses oleh tim call center dan didistribusikan kepada para temus setelah dilakukan konfirmasi kepada yang bersangkutan," sambung Dumyathi.

Proses penyelesaian masalah juga akan dipantau melalui alat komunikasi sejenis Walkie Talkie (Bravo) dan tracking petugas melalui aplikasi Siskoppih (Sistem Informasi dan Komunikasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji).

"Aplikasi ini sudah tersedia dan bisa didownload di playstore," pungkas Dumyathi. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya