Berita

Sri Mulyani/Net

Politik

Terpojok, Sri Mulyani Mulai Salahkan Kementerian dan Lembaga Juga Pemda

SELASA, 11 JULI 2017 | 23:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sri Mulyani Indrawati mulai terpojok dan menyalahkan orang lain. Jurus itu diperlihatkan sang Menteri Keuangan ketika berkunjung ke DPR RI, Selasa siang (11/7).

Sri Mulyani menuding ketidakmampuan Kementerian dan Lembaga, juga pemerintah daerah dalam menyusun anggaran. Ketidakmampuan ini membuat  sedikit dana yang terserap atau tergunakan, sementara pemerintah sudah mencarikan dana, termasuk lewat utang, untuk memenuhi permintaan anggaran tersebut.

Dalam waktu 2,5 tahun terakhir, pemerintahan Joko Widodo telah mencatatkan utang sebesar Rp 3.672 triliun.


Sri Mulyai mengingatkan, bahwa APBN tidak disusun tiba-tiba oleh pemerintah pusat, melainkan melalui proses penyusunan program dan anggaran dari Kementerian dan Lembaga, juga pemerintah daerah. Bila total permintaan anggaran lebih besar dari kemampuan dana, maka pemerintah mencari jalan lain, yakni dengan mengajukan utang baru.

Dengan demikian, sambung Sri Mulyani, sayang sekali bila anggaran yang sudah disiapkan via utang tidak bisa dikonversi menjadi kegiatan yang bernilai ekonomi.

“Hal ini akan menyebabkan dua beban. Satu biaya utang meningkat, dan kedua Kementerian dan Lembaga, juga pemda tidak melakukan tugasnya untuk penganggaran yang baik,” kata Sri Mulyani.

Selain mengakui kekacauan penyusunan anggaran, Sri Mulyani juga berjanji akan memperbaiki persoalan ini dengan menyiapkan perencanaan yang tidak hanya realistis tetapi juga dapat direalisasikan. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya