Berita

KH Said Aqil dan KH Maruf Amin/Net

Politik

Kiai Said Berharap Presiden Jokowi Buka Halaqah Nasional Alim Ulama

SELASA, 11 JULI 2017 | 16:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gelaran Halaqah Nasional Alim Ulama yang akan digelar Majelis Dzikir Hubbul Wathon pada tanggal 13 hingga 14 Juli mendatang mendapat antusisame tinggi dari para ulama Nahdlatul Ulama (NU).

Melihat antusiasme para ulama tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj pun rela meminta secara khusus kepada Presiden Joko Widodo agar bersedia datang dan membuka kegiatan yang rencananya dihadiri 500 lebih alim ulama itu.

Didampingi Ketua MUI KH Maruf Amin dan Sekjen Presediun Nasional Majelis Dzikir Hubbul Wathon, Hery Haryanto Azumim Kiai Said berkunjung ke Istana Negara, Selasa (11/7) untuk menyampaikan permintaan kesediaan Presiden Jokowi.


Kiai Said mengaku mendukung gelaran Halaqah Nasional Alim Ulama karena kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat mencintai tanah air seperti yang digaungkan KH Hasyim Asyari.

Kala itu, KH Hasyim yang juga pendiri Nahdlatul Ulama (NU) menegaskan bahwa mencintai tanah air bagian dari iman. Pernyataan itu dilontarkan untuk membakar semangat rakyat Indonesia dalam mengusir penjajah.

Saat ini, kata Kiai Said, pernyataan Mbah Hasyim perlu digaungkan untuk melawan kelompok radikal yang ingin memecah belah bangsa Indonesia.

"Kegiatan apapun yang bertujuan untuk menjaga NKRI akan saya dukung," tutur Kiai Said

Sejurus dengan itu, pemerintah juga tengah menggalakkan program untuk menjaga kedaulatan bangsa dan bernegara. Seperti program bela negara yang dijalankan oleh Kementerian Pertahanan.

Oleh karena itu, Kiai Said yakin Presiden Jokowi akan hadir dan membuka Halaqah Nasional Alim Ulama itu.

"Insya Allah, presiden akan hadir yang membuka Halaqah Nasional Alim Ulama besok," pungkas Kiai Said. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya