Berita

Castelluccio/BBC

Dunia

Kota Hantu Ini Pernah Jadi Favorit Wisatawan

SELASA, 11 JULI 2017 | 15:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di Italia, ada sebuah kota yang lebih layak disebut sebagai kota hantu saat ini. Padahal, sebelumnya kota itu adalah favorit wisatawan untuk menikmati liburan.

Dari kejauhan, Castelluccio tampak menawan karena letaknya di atas bukit di tengah-tengah salah satu dataran paling terkenal di Italia, Piano Grande.

Namun bila diperhatikan lebih dekat, kota tersebut tak berpenghuni, bangunannya retak, atau atapnya roboh dan bahkan ada yang hancur tak terurus.


Kota ini ditinggalkan warganya setelah gempa yang mengguncang wilayah tersebut hampir satu tahun yang lalu. Kendati pusat gempa tidak berada di wilayah itu, namun Castellucio masuk ke dalam zona merah yang berarti dianggap sebagai daerah yang terlalu berbahaya untuk ditinggali atau dikunjungi.

Namun sebuah pengecualian dibuat agar orang dapat melihat "La Fioritura", atau pertunjukan spektakuler dari bunga liar di padang rumput Piano Grande. Pengunjung bisa bergabung dengan konvoi mobil untuk dibawa melalui blokade tentara yang naik ke pegunungan Sibillini.

Gempa mengguncang wilayah tersebut, pertama pada Agustus 2016 dan kemudian bulan Oktober di tahun yang sama,

Sebagian besar orang yang tinggal di sana telah dipindahkan ke hotel-hotel di pantai.

Padahal, kota ini memiliki titik pandang yang mengagumkan dengan pemandangan padang rumput berwarna merah dengan pohon poppy, ada yang biru cerah dengan bunga jagung. Biasanya akan ada 10.000 pengunjung setiap hari untuk memotret kemegahan Fioritura sebelumnya.

Dulu, kota ini merupakan wilayah berpenghuni tertinggi di Italia dengan ketinggian 1.452 m di atas permukaan laun. Namun kini kota itu hanyya ditempati bangunan tak terurus dan menghitung waktu untuk ambruk. Demikian seperti dikutip BBC. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya