Berita

Sri Mulyani/Net

Politik

Sri Mulyani Merepotkan Mendag Dan Mentan

SELASA, 11 JULI 2017 | 14:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kebijakan Menteri (Menkeu) Keuangan Sri Mulyani tentang pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10 persen bagi petani tebu akan menambah beban petani tebu dan mengancam swasembada gula tahun 2019.

Apalagi kebijakan Meneku tersebut di internal pemerintah telah menjadi perdebatan.

Akibat kebijakan Menkeu yang tidak populer itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita telah berkirim surat kepada Menkeu agar bisa mempertimbangkan keputusan pengenaan PPN 10 persen bagi petani tebu.


Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman juga kerap megatakan, pemerintah terus menjaga harga gula agar terjangkau masyarakat, dan para petani tebu tetap untung.

Pengamat politik dari UIN Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, kebijakan Meneku tersebut akan membuat kegaduhan baru di internal pemerintah.

Sekaligus ini menunjukkan bahwa Sri Mulyani tidak bisa kerja sama dengan tim ekonomi yang lain di kabinet Jokowi-JK.

"Di tengah ekenomi di ujung tanduk seperti sekarang, dibutuhkan menteri yang lihai mengurai problem, bukan malah membuat kegaduhan dan menyusahkan masyarakat," ujar Pangi, Selasa (11/7).

Dalam kasus pengenaan PPN 10 persen bagi petani tebu ini, lanjut Pangi, Sri Mulyani sudah jelas-jelas merepotkan dan membebani pemerintah.

"Ya, yang kerepotan itu terutama Mendag dan Mentan," pungkasnya. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya