Berita

Foto/Net

Nusantara

Zulkifli: Tiga Faktor Menuju Indonesia Maju

SENIN, 10 JULI 2017 | 20:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ada tiga faktor yang menjadikan Indonesia maju. Tiga hal itu terkait dengan ilmu pengetahuan, nilai-nilai, dan kepercayaan.

Demikian disampaikan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam sambutan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Menengah Pertama Muhamadiyah di Orong Bawa, Utan, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Senin (10/7).

"Pertama ilmu pengetahuan, kedua akan maju kalau punya nilai-nilai atau values yang kuat. Ketiga trust, kepercayaan, bukan untuk kepentingan golongan ataupun kelompoknya saja," kata dia.


Zulkifli menyampaikan bagaimana ilmu dan teknologi mengantarkan banyak bangsa menguasai sumber daya alam bangsa lain yang tidak bisa mengelola.

"Sekali lagi saya katakan sumber daya alam itu dikelola dengan ilmu dan teknologi. Jangan sampai kita ribut hal yang tidak prinsip tapi ketinggalan di bidang Iptek," lanjutnya.

Ia mengatakan saat ini negara sedang giat membangun sekolah-sekolah mulai dari tingkat dasar hingga menengah atas. Menurutnya pembangunan bisa merata melalui pendidikan yang merata juga.

"Mudah-mudahan dengan digiatkannya oleh kita pembangunan pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA ini akan menjadi titik balik kemajuan Indonesia," tuturnya.

Ketua PAN itu ikut meletakkan batu pertama di SMP Muhammadiyah Orong Bawa tersebut. "Semoga dari Sumbawa lahir pemimpin pemimpin bangsa masa depan, Insya Allah," doanya.

Dalam acara ini turut hadir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher serta Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhamadiyah Din Syamsuddin. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya