Berita

Agus Martowardojo/net

Bisnis

Gubernur BI: Modal Asing Masuk Ke Indonesia Capai Rp 117 Triliun

SENIN, 10 JULI 2017 | 21:25 WIB | LAPORAN:

Modal asing terus bergerak masuk ke pasar finansial (capital inflow) dalam negeri jumlahnya mencapai Rp 117 triliun hingga 6 Juli 2017.

Hal itu disampaikan Gubernur BI Agus Martowardojo di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, Jakarta, Senin (10/7).

Agus mengakui realisasi tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan posisi tahun 2016 yang sebesar Rp 126 triliun. Namun kata dia terdapat tekanan dana keluar pada awal bulan ini karena normalisasi kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed).


"Secara umum net inflow kita sudah sebesar Rp117 triliun. Bandingkan dengan 2016 yang sepanjang tahun sebesar Rp126 triliun," ujar Agus.

Agus menambahkan modal asing keluar pada awal Juli tercatat Rp 11 triliun yang berasal dari dilepasnya kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp9 triliun dan dana dari pasar modal sebesar Rp2 triliun. Untuk dana keluar tersebut menurut Agus salah satu yang menjadi penyebabnya adalah investor global semakin meyakini suku bunga acuan The Fed akan naik satu kali lagi di sisa tahun, dan melengkapi dua kali kenaikan yang sudah terjadi.

Lebih lanjut mantan menteri keuangan ini juga menilai pasar terus bersiap dengan rencana penurunan neraca The Fed, yang akan menambah tekanan ke pasar uang global, selain indeks manufaktur di AS (PMI) membaik.

"Jadi dana asing keluar bukan karena sikap pemerintah yang menaikkan defisit anggaran," tegas Agus.

Meskipun dana asing masuk (inflow) masih deras, Agus mengakui adanya tekanan terhadap stabilitas kurs rupiah di awal Juli 2017. Tekanan kurs tersebut kata Agus karena indeks investasi di AS meningkat dan akhirnya membuat mata uang dolar AS semakin perkasa, sehingga menekan beberapa mata uang lainnya.

"Mata uang negara-negara lain juga semuanya melemah. Bukan cuma Indonesia yang melemah," demikian Agus.

Nilai tukar (kurs) referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (JISDOR) menunjukkan rupiah melemah sejak 3 Juli 2017 atau pembukaan pasar pasca-libur Lebaran. Pada 3 Juli 2017 kurs rupiah ditutup Rp 13.325 per dolar AS. Adapun pada 10 Juli 2017 kurs rupiah melemah hingga menembus Rp 13.408 per dolar AS.[san] 

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya