Berita

Hujan Lebat/Channel News Asia

Dunia

Hujan Lebat Di Paris, Stasiun Metro Ditutup Sesaat

SENIN, 10 JULI 2017 | 16:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hujan lebat yang terjadi akhir pekan kemarin di Paris Perancis menyebabkan munculnya genangan air yang membanjiri jalan-jalan, mengganggu lalu lintas dan memaksa penutupan stasiun metro beberapa saat.

Layanan cuaca nasional Meteo France mengatakan 6,8 cm hujan turun dalam badai dua jam pada Minggu malam kemarin. Sementara sebuah rekor memecahkan 4.9 cm jatuh dalam satu jam, setara dengan curah hujan tiga minggu rata-rata Juli.

Rekaman satu jam sebelumnya untuk curah hujan di Paris ditetapkan pada tanggal 2 Juli 1995, ketika 4.7cm dicatat.


Menurut otoritas transportasi Paris, RATP, hujan di hari Minggu memaksa penutupan sekitar 15 stasiun karena banjir, tiga di antaranya tetap ditutup Senin pagi, namun lalu lintas dinyatakan normal.

Pada bulan Juni 2016, hujan tiga hari menyebabkan sungai Seine di Paris naik ke tingkat tertinggi dalam tiga dekade.

Banyak anak sungai yang menyebabkan banjir dan evakuasi lebih dari 20.000 orang di utara Prancis.

Para ilmuwan dari Laboratorium Ilmu Iklim dan Lingkungan Prancis memperingatkan pada saat pemanasan global dipersalahkan atas meningkatnya intensitas dan frekuensi badai tersebut. [mel]utupan stasiun metro beberapa saat.

Layanan cuaca nasional Meteo France mengatakan 6,8 cm hujan turun dalam badai dua jam pada Minggu malam kemarin. Sementara sebuah rekor memecahkan 4.9 cm jatuh dalam satu jam, setara dengan curah hujan tiga minggu rata-rata Juli.

Rekaman satu jam sebelumnya untuk curah hujan di Paris ditetapkan pada tanggal 2 Juli 1995, ketika 4.7cm dicatat.

Menurut otoritas transportasi Paris, RATP, hujan di hari Minggu memaksa penutupan sekitar 15 stasiun karena banjir, tiga di antaranya tetap ditutup Senin pagi, namun lalu lintas dinyatakan normal.

Pada bulan Juni 2016, hujan tiga hari menyebabkan sungai Seine di Paris naik ke tingkat tertinggi dalam tiga dekade.

Banyak anak sungai yang menyebabkan banjir dan evakuasi lebih dari 20.000 orang di utara Prancis.

Para ilmuwan dari Laboratorium Ilmu Iklim dan Lingkungan Prancis memperingatkan pada saat pemanasan global dipersalahkan atas meningkatnya intensitas dan frekuensi badai tersebut. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya