Berita

Jokowi/Net

Pertahanan

Jokowi Instruksi Kapolri Antisipasi SARA Di Pilkada Serentak 2018

SENIN, 10 JULI 2017 | 13:30 WIB | LAPORAN:

. Pemasalahan Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan (SARA) akan semakin meningkat menjelang kontestasi Pilkada Serentak 2018. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengingatkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk melakukan langkah-langkah preventif konflik tersebut sejak dini.

"‎Konflik horizontal, konflik dari isu primordial seperti masalah SARA dan ras keturunan akan meningkat. Polri perlu melakukan langkah-langkah antisipasi dini agar energi bangsa kita tidak habis untuk hal-hal yang tidak produktif seperti ujaran kebencian dan provokasi," tegas Jokowi saat menjadi Irup HUT ke-71 Bhayangkara di Monas, Gambir, Jakarta, Senin (10/7).

Menurut Jokowi, ‎Polri perlu menciptakan pengaman Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu Serentak 2019 sejak dini. Sehingga potensi dari berbagai konflik tidak sampai meluas.


Apalagi, aksi teror penyerangan terhadap Polri juga kian marak. Artinya, Polri juga harus terus menjaga kebhinnekaan yang telah menjadi kodrat bangsa Indonesia.

Kepala Negara memerintahkan, agar Korps Bhayangkara dapat terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Sehingga, Polri tetap bertindak profesional dalam menjalankan setiap tugas yang diembannya.

Terlepas dari itu, Jokowi mengapresiasi kinerja Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas). Khususnya, saat Ramadhan dan Lebaran 1438 H.

Pasalnya, seluruh masyarakat merasa aman, lalu lintas mudik lancar, serta angka kecelakaan lalu lintas yang turun drastis. Selain itu, harga kebutuhan bahan pokok juga relatif stabil saat Ramadan dan Lebaran.

"Atas nama negara dan pemerintah saya sangat berterima kasih, sangat apresiasi pada kerja keras Kepolisian RI pada pengabdian seluruh personil Kepolisan RI dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Sehingga hasilnya tampak, hasilnya telah nyata," demikian Jokowi. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya