Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pembuatan Paspor Tak Lagi Rumit Dengan APM

SENIN, 10 JULI 2017 | 12:18 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Karimun terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan keimigrasian.

Salah satu terobosan yang akan dijalankan adalah pelaksanaan self service, melalui Anjungan Paspor Mandiri (APM), yakni pelayanan mandiri yang diberikan kepada masyarakat untuk mempermudah dalam menjangkau pelayanan pemberian dokumen keimigrasian berupa paspor Republik Indonesia. Terobosan ini membantu masyarakat mendapatkan kemudahan dan kepastian waktu pelayanan keimigrasian.

Melalui layanan APM, pemohon dapat melakukan pendaftaran 24 jam nonstop, memilih sendiri waktu untuk foto dan wawancara, kepastian mendapatkan nomor antrian dan waktu pelayanan pembuatan, tak perlu mengisi formulir permohonan paspor. Selain itu pemohon dari luar pulau Karimun dapat memprediksi waktu perjalanan, termasuk mendapat informasi mengenai tagihan billing paspor dan status paspor selesai melalui fasilitas SMS.


Untuk dapat menggunakan layanan APM, pemohon paspor harus memasukan kode verifikasi yang dikirim aplikasi melalui pesan singkat atau SMS. Di sana pemohon akan diberi pilihan kategori umur permohonan, sehingga pemohon tinggal memasukan data sesuai dengan umurnya, apakah pemohon dewasa atau anak di bawah umur 17 tahun. Selanjutnya, memilih jenis permohonan paspor dalam aplikasi terdapat pilihan berupa permohonan paspor baru, penggantian habis berlaku, atau halaman penuh.

Proses ini menggantikan costumer service yang bertugas memberikan informasi dan menyeleksi berkas permohonan. Jika proses tersebut lancar dan sesuai, maka pemohon dapat menginput data permohonan paspor sesuai yang ia kehendaki.

Langkah berikutnya adalah pemohon melakukan scan berkas persyaratan. Jumlah berkas yang discan sesuai dengan kategori umur, jenis layanan yang dipilih, serta hasil tanya jawab persyaratan paspor. Dan jika proses tersebut secara keseluruhan terlewati, maka pemohon memilih tanggal dan jam kedatangan. Sehingga aplikasi akan mengirimkan SMS konfirmasi yang berisi bukti pendaftaran dan waktu kedatangan.

Jika layanan APM ini dapat terealisasi, maka dapat mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen keimigrasian berupa paspor Indonesia. Selain itu petugas  tidak perlu repot mengisi dan memindai data pemohon serta pemangkasan jumlah SDM imigrasi. Tidak kalah pentingnya bahwa APM tidak akan menimbulkan antrian panjang serta ruang tunggu yang luas.[***]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya