Berita

Foto/Net

Nusantara

Pilkada Sumut, PKB Dukung Petahana Yang Juga Politisi Nasdem

SENIN, 10 JULI 2017 | 11:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mendukung petahana Tengku Erry Nuradi untuk maju sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara pada Pilkada Sumut 2018.

Dukungan itu langsung disampaikan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar di Grand Aston Medan, Kota Medan, Sumut, Minggu (9/7).

"Terima kasih PKB. Kepercayaan dan amanah ini akan saya jadikan motivasi untuk bekerja lebih baik guna membangun Sumatera Utara yang berdaya saing, sejahtera dan lebih paten lagi," ucap Tengku Erry seperti dilansir dari RMOL Sumut.


Sebelumnya, Muhaimin Iskandar didampingi Ketua PKB Sumut Ance Selian menyebutkan, bahwa dukungan yang diberikan kepada Erry Nuradi setelah melalui sejumlah kajian dan analisa yang cukup dalam oleh pihaknya.

Bahkan menurut Muaimin, Erry Nuradi bukan satu-satunya sosok yang menjadi pengamatan pihaknya selama ini. Hanya saja pilihan akhirnya dijatuhkan kepada politisi Partai Nasdem itu karena dinilai sosok yang paling tepat memimpin Sumut pada periode mendatang.

"Tentu banyak yang kita amati dan berkomunikasi dengan mereka. Termasuk ada teman saya. Tapi memang kita pilih yang Paten," ujar Cak Imin saapan akrabnya sambil tersenyum.

Diterangkan Muhaimin, Tengku Erry dianggap pantas kembali memimpin Sumut karena memiliki sejumlah prestasi bersama jajarannya dalam rangka percepatan pembangunam dan kesejateraan. Selain itu gaya kepemimpinan Tengku Erry yang "merangkul" juga dinilai mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Dengan mengucapkan Bismillah, saya akhirnya mendatangani surat keputusan dukungan PKB kepada Tengku Erry Nuradi sebagai Gubernur Sumut pada periode 2018-2023. Semoga dukungan ini menjadi motivasi bagi Pak Tengku dalam memimpin Sumut ke depan," harap.

Menurut Muhaimin bahwa keputusan dukungan PKB kepada Erry Nuradi sudah diputuskan sejak Ramadhan lalu. Hanya saja baru hari ini dideklarasikan. Masih menurut Muhaimin, dengan adanya deklarasi dukungan tersebut maka secara garis partai seluruh kader PKB harus memberikan sikap yang sama memberikan dukungan kepada Erry Nuradi.

"Seperti biasa kalau sudah menjadi keputusan DPP biasanya taat. Ya tapi kalau ada kader yang tidak taat pasti ada sanksi yang diberikan. Bisa sampai pemecatan," tegasnya.

Setelah menyatakan dukungan ke Erry Nuradi, lanjut Muhaimin, PKB tentu terbuka dan mengaku senang jika partai-partai lain menyusul menyatakan dukungan kepada putra Melayu itu. Prinsipnya, PKB sangat terbuka berkoalisi dengan partai manapun. Termasuk juga dalam menentukan pendamping Erry Nuradi sebagai calon wakil gubernur.

"Prinsipnya kita cukup terbuka. Semakin banyak partai yang mendukung kita semakin senang. Termasuk juga soal wakil, tentu nanti akan ada komunikasi lanjutan dengan Pak Erry dan juga partai-partai pengusung lainnya," pungkas Muhaimin.

Sebelum PKB, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dengan Ketua Umum AM Hendropriyono juga telah mendeklarasikan dukungan kepada Tengku Erry Nuradi kembali bertarung di Pilkada Sumut 2018. Sementara partainya, Partai Nasdem, hingga saat ini belum menentukan pilihan.

Erry Nuradi adalah Ketua DPW NasDem Sumut. Sebelum bergabung dengan Nasdem, mantan Bupati Serdang Bedagai dua periode itu adalah politisi Partai Golkar. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya