Berita

Net

Pertahanan

Militer, ITB Dan Masa Depan Bangsa

Catatan Pinggiran Atas Kasus Pakar IT Hermansyah
SENIN, 10 JULI 2017 | 02:55 WIB | OLEH: DR. SYAHGANDA NAINGGOLAN*

HERMANSYAH, pakar IT alumni ITB, nyaris tewas ditusuk lehernya oleh kelompok misterius ditengah kesiapan dirinya menjadi saksi ahli untuk membela Habib Rizieq Sihab atas kasus "Sexchat" yang dinyatakan palsu oleh Hermansyah.

Alhamdulillah Hermansyah sudah menjalani operasi hari Minggu, 9 Juli 2017, sore ini. Yang menarik adalah keluarga dan komunitas alumni ITB memutuskan memindahkan Hermansyah ke Rumah Sakit militer RSPAD, dengan alasan keamanan. Sekali lagi alasan keamanan.

Pilihan alumni ITB ini menarik, sebab ini menjadi tanda terjadinya pergeseran sikap anak anak ITB terhadap militer. Sejak pergolakan mahasiswa ITB 1978, di mana mahasiswa ITB menolak kembali Suharto berkuasa, saat itu, dan membuat Pledoi Anti Militer "Di Bawah Sepatu LARS", persepsi mengental pada anak-anak ITB bahwa tentara adalah  manusia manusia otak didengkul, yang hanya angkuh dengan kekuatan fisiknya.


Namun pilihan memindahkan Hermansyah ke rumah sakit militer, dengan alasan keamanan, menunjukkan bahwa anak anak ITB saat ini menunjukkan rasa hormat dan percaya yang tinggi bagi militer.

Militer dan Masa Depan Bangsa

Kepercayaan yang tinggi dari anak anak ITB terhadap militer saat ini tentu sejalan dengan peristiwa politik setahun belakangan ini, di mana militer yang hampir tergiring dalam pola pola kekerasan terhadap rakyat jelata, khususnya penggusuran-penggusuran kampung kumuh di Jakarta, berubah menjadi pelindung rakyat. Khususnya bagi ummat Islam, militer dirasakan menghormati hak hak sipil dalam menyuarakan tuntutan2 dalam koridor demokrasi.

Di luar urusan demokrasi, militer juga menunjukkan perasaan yang sama atas persoalan persoalan kedaulatan bangsa dan masalah ketimpangan sosial yang jauh dari cita cita proklamasi. Misalnya, panglima militer memberikan pandangannya a.l. : (1) menunjukkan kemarahannya atas penghinaan Pancasila oleh militer Australia. (2) menunjukkan bahayanya migrasi China yang dilakukan secara sengaja oleh RRC dan akan menangkalnya dengan cara yang keras. Hal ini kita bisa lihat di youtube.

 (3) menunjukkan Indonesia milik non Indonesia. Hal mana diperlihatkan dalam puisi yang dibacakan Panglima TNI baru2 ini. (4) bahwa TNI menghormati Ulama. Hal mana ditunjukkan Panglima dalam berbagai kesempatan.

Dengan bangkitnya kepercayaan rakyat terhadap militer, tentu militer mempunyai kesempatan melalukan kerja kerja strategis mendorong transformasi Bangsa Indonesia keluar dari ancaman negara gagal saat ini. Dan harapannya, anak anak ITB akan memberikan sinergi dan energinya bagi kemajuan bangsa yang bersifat segera. [***]

Penulis merupakan alumni ITB

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya