Berita

Iwa Karniwa/Net

Nusantara

Maju Di Pilkada, Sekda Jabar Tidak Ingin Kinerjanya Terganggu

MINGGU, 09 JULI 2017 | 21:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa menjamin pendaftaran dirinya sebagai calon gubernur Jabar melalui penjaringan di PDIP tidak akan menggangu kinerjanya.

Ia mengaku akan terus bekerja secara optimal agar kinerja di Pemprov Jabar terus meningkat.

"Meskipun sudah daftar ke pencalonan, tapi saya akan terus mengoptimalkan kinerja," jelas Iwa kepada wartawan, Minggu (9/7).


Dilansir dari RMOL Jabar, Iwa telah mendaftar langsung ke DPP PDIP di Jakarta pada Jumat (7/7). Ia diterima langsung oleh Ketua bidang Pemenangan Pemilu DPP PDIP, Bambang DH.

Iwa mengatakan, untuk melakukan hal tersebut dan untuk menggalang dukungan dengan tidak mengganggu tugasnya, dirinya akan mengoptimalkan sosialisasi yang dilakukan oleh para pendukungnya.

Ia menilai sosialisasi dari mulut ke mulut yang dilakukan oleh pendukung akan lebih efektif.

Apalagi ia enggan kalau pendaftarannya sebagai kandidat gubernur malah mengganggu kewajibannya sebagai Sekda. Menurutnya untuk urusan sosialisasi pihaknya akan menyerahkan pada para pendukungnya.

"Untuk itu saya memakai pola lain. Selain dari ulama kan ada dukungan juga dari guru, dokter, perawat. Itu kan sampai ke desa. Bayangkan saja, guru madrasah itu ada 160 ribu. Jadi pola dari mulut ke mulut ini akan lebih efektif," katanya.

Ia mengatakan, sebagai seorang birokrat yang masih minim pengalaman di politik ia juga tak menyangka akan mendapat dukungan dari bawah.

Terlebih ketika mendapat hasil survei yang dirilis oleh Pascasarjana UIN pada 4 Juni 2017 lalu yang menyebut dirinya berada di posisi empat kandidat bersanding dengan beberapa nama kandidat lain. Seperti Deddy Mizwar, Dede Yusuf, Ridwan Kamil, dan Dedi Mulyadi.

"Padahal saya memiliki keterbatasan. Kan sebagai PNS saya enggak bisa jalan-jalan. Tetapi alhamdulillah ada hasil ini ditambah oleh dukungan wakil masyarakat," tukas Iwa. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya