Berita

Foto/Net

Politik

China Ajak Indonesia Bergabung Dalam Asosiasi Wartawan OBOR

MINGGU, 09 JULI 2017 | 15:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Persatuan Wartawan Tiongkok (PWT) dari Republik Rakyat China mengajak Indonesia bergabung dalam asosiasi wartawan negara-negara yang ikut dalam proyek One Belt One Road (OBOR).

Ajakan itu disampaikan Deputi Direktur Hubungan Internasional PWT, Fang Xinjian, kepada Ketua bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Teguh Santosa, dalam jamuan makan malam di sebuah restoran Minang di Jalan Sabang, Jakarta (Sabtu, 8/7).

Fang Xinjian bersama empat anggota PWT sedang berkunjung ke Jakarta. Mereka adalah Direktur Jurnal Qiushi Journal Sun Jian, Pimred Harian Hunan Gong Zhengwen yang menjadi ketua delegasi PWT, Direktur Harian Sichuan Wanghuai, dan Deputi Sekretaris Asosiasi Wartawan Fujian Yu Zenghui. Ini adalah kunjungan balasan PWT atas kunjungan PWI tahun lalu.


Sebelum ke Jakarta, delegasi PWT lebih dahulu mengunjungi Bangkok, Thailand. Menurut Fan Xinjian, ajakan serupa juga mereka sampaikan kepada asosiasi wartawan dan Dewan Pers di Thailand.

"Saat ini sudah lebih dari enam organisasi wartawan di enam negara yang mau bergabung dengan asosiasi wartawan OBOR," ujarnya.

Selain Teguh Santosa, petinggi PWI lain yang menerima kunjungan delegasi PWI adalah Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Wina Armada Sukardi dan Direktur Konfederasi Wartawan ASEAN (CAJ) Bob Iskandar.

"Kami ingin mengajak PWI juga ikut dalam asosiasi wartawan OBOR," ujar Fan Xinjian sambil menambahkan, asosiasi wartawan OBOR diharapkan dapat membantu kelancaran proyek OBOR.

OBOR adalah program raksasa yang diintrodusir Presiden RRC Xi Jinping sejak beberapa tahun lalu. China berambisi membangun jalan sutra baru yang menghubungkan negara-negara yang di masa lalu dilalui jalur perdagangan sutra dari Eropa, Timur Tengah, Asia Tenggara hingga Asia Timur, baik di darat maupun di laut.

Demi memuluskan ambisi ini, RRC menawarkan utang untuk pembangunan infrastruktur, juga meminta setiap negara yang bergabung dalam proyek OBOR mengurangi proteksionisme.

Proyek ini menjadi kontroversi dan dipandang sebagai tantangan terbuka terhadap kekuatan ekonomi lama, juga dianggap sebagai upaya China memperluas pengaruh dan dominasi. Tetapi tidak sedikit negara, terlebih negara-negara berkembang yang sedang menggenjot pembangunan infrastruktur yang terbengkalai, yang menyambut OBOR dengan gembira.

Indonesia merupakan salah satu negara yang ikut dalam ambisi OBOR China dan terbilang aktif. Pertengahan Mei lalu Presiden Joko Widodo menghadiri KTT OBOR di Beijing. Selain itu beberapa proyek infrastruktur dalam konteks OBOR juga sedang dibangun di Indonesia, termasuk proyek kereta cepat yang menghubungkan Jakarta dan Bandung.

Sebagai respon atas ajakan PWT, Ketua bidang Luar Negeri PWI Teguh Santosa mengatakan bahwa di era ini sudah sepantasnya setiap negara menjalin kerjasama satu sama lain, juga sudah sepantasnya setiap organisasi wartawan di suatu negara menjalin kerjasama dengan organiasi wartawan negara lain.

"Penting bagi wartawan untuk menyuarakan apa yang dirasakan oleh rakyat kebanyakan. Dalam konteks kerjasama dengan negara-negara lain kami rasa perspektif rakyat Indonesia perlu benar-benar didengar, agar kerjasama itu saling menguntungkan dan tidak malah merugikan Indonesia," ujar Teguh yang juga merupakan Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Dia menambahkan, keinginan PWT membentuk asosiasi wartawan OBOR adalah inisiatif yang baik. Teguh berjanji akan membawanya ke dalam rapat internal PWI. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya