Berita

Bom Panci Bandung/net

Pertahanan

Olah TKP Selesai, Polisi: Ada Kemungkinan Agus Wiguna Bergerak Sendiri

MINGGU, 09 JULI 2017 | 03:02 WIB | LAPORAN:

Pihak kepolisian akhirnya selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan bom panci di Kampung Kubang Bereum RT 7 RW 11 Kelurahan Sekejati Kecamatan Buah Batu Kota Bandung.

Menurut pantauan, warga sudah membubarkan diri dan garis polisi terpasang di sekeliling rumah kontrakan pelaku perakit bom, Agus Wiguna (21).

Menurut Wakapolda Jawa Barat Brigjen Bambang Purwanto, dari hasil olah TKP, polisi menemukan buku catatan harian milik Agus.


Dalam buku harian tersebut, ada catatan tentang rencana teror bom panci yang akan dilakukan di sejumlah lokasi di Bandung diantaranya Cafe Bali Jalan Braga, Rumah Makan Celengan Jalan Astana Anyar dan Gereja Buah Batu.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan pelaku, polisi masih akan mendalami motif dan kelompok jaringan dari terduga teroris.

"Karena besar kemungkinan Agus bergerak sendiri dalam menjalankan aksinya. Belum bisa menduga-duga ke jaringan-jaringan lain. Tapi pasti ada jaringan, kita akan telurusi jaringan itu," ujar Brigjen Bambang saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (8/7).

Kronologis ledakan yang terjadi sekira pukul 19.46 ini berawal saat warga setempat bernama Ridwan mendengar adanya suara ledakan disertai api di lokasi dan langsung menghubungi Polisi dan segera Polrestabes Bandung

Agus Wiguna sendiri mengaku telah merakit bom sejak tanggal 1 Juni 2017. Tersangka membuat bom dengan melihat dari internet dengan menggunakan Google. Bom yang rencananya akan diledakan di beberapa wilayah di Bandung itu keburu meledak di rumah kontrakan tersangka.

Alasan pelaku ingin meledakkan bom untuk jihad dan memerangi orang yang bukan orang Islam. Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan dan pengembangan Polrestabes Bandung.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya