Berita

Dentsu/BBC

Dunia

Perusahaan Dentsu Dijerat Hukum Pasca Bunuh Diri Karyawan

SABTU, 08 JULI 2017 | 20:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Salah satu biro iklan terkemuka Jepang, Dentsu dijerat hukum atas kematian seorang karyawan karena terlalu banyak bekerja.

Perusahaan tersebut dituduh melanggar standar perburuhan setelah Matsuri Takahashi, karyawan yang berusia 24 tahun, bunuh diri pada tahun 2015.

Teman-teman Takahashi mengatakan bahwa ia baru bekerja di perusahaan tersebut kurang dari setahun. Sebelum bunuh diri, ia mengaku sangat sibuk di kantor sehingga hanya bisa tidur selama 10 jam setiap minggu. Karena hal itulah ia memilih mengakhiri hidupnya, atau dalam bahasa lokal dikenal dengan istilah karoshi.


Takahashi dilaporkan telah bekerja 100 jam lembur sebulan untuk beberapa waktu sebelum kematiannya.

Dia meninggal pada hari Natal 2015. Menurut laporan, sebuah catatan yang tertinggal untuk ibunya termasuk di dalamnya: "Mengapa keadaan begitu sulit?"

Surat kabar Asahi Shimbun mengatakan bahwa perusahaan tersebut dikenai denda lembur ilegal.

Kasus melawan Dentsu menargetkan entitas perusahaan, dan bukan individual.

Dentsu sendiri dikabarkan BBC telah membuat sejumlah reformasi setelah kasus bunuh diri Takahashi.

Kepala eksekutif agensi tersebut, Tadashi Ishii, mengajukan pengunduran dirinya pada Desember lalu karena kontroversi tersebut. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya