Berita

Dubes Mansyur Pangeran Bertemu Dengan Perdana Menteri Cabo Verde, Ulisses Correia E Silva/KBRI Dakar

Dunia

Indonesia Jajaki Potensi Kerjasama Maritim Dengan Cabo Verde

SABTU, 08 JULI 2017 | 20:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Duta Besar RI Dakar yang juga merangkap sebagai Dubes RI Cabo Verde, Mansyur Pangeran melakukan kunjungan kerja ke Praia, Ibu kota Cabo Verde pada tanggal 3 hingga 6 Juli kemarin.

Kunjungan ini dilakukan untuk memenuhi undangan dari Pemerintah Cabo Verde yang mengadakan gathering dan dialog dengan seluruh misi diplomatik yang terakreditasi untuk Republik Cabo Verde.

Kunjungan ini juga dilakukan demi meningkatkan hubungan bilateral antara Cabo Verde dengan negara-negara sahabat, khususnya di bidang ekonomi, perdagangan, maritim, pariwisata dan investasi.


Kegiatan tersebut, seperti keterangan yang diterima redaksi, dibuka oleh Menteri Luar Negeri Cabo Verde, Luis Filipe Tavares. Ia menjelaskan soal pentingnya peningkatan kerja sama di berbagai bidang antara Cabo Verde dengan seluruh negara perwakilan misi diplomatik yang hadir.

Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Dubes Mansyur berkesempatan untuk melakukan pertemuan khusus dengan Perdana Menteri Cabo Verde, Ulisses Correia E Silva, guna membahas potensi kerja sama yang dapat dijajaki antara kedua negara. Dubes Mansyur menyampaikan bahwa antara Indonesia dengan Cabo Verde sangat besar potensinya untuk dijajaki kerja sama terutama di bidang industri kemaritiman, transportasi laut dan udara.

Ia menjelaskan bahwa kedua negara memiliki kesamaan secara geografis, yakni sebagai negara kepulauan. Dalam kaitan ini, Dubes Mansyur mempromosikan produk industri perkapalan PT. PAL dan PT. Dirgantara Indonesia (DI) untuk industri pesawat.

PM Ulisses dalam tanggapannya menyambut baik usulan kerja sama Dubes Mansyur tersebut. PM Ulisses juga mengharapkan adanya kerja sama di sektor pariwisata dalam bentuk Sister City antara Pulau Sall dan Pulau Bali yang memiliki kesamaan karakterisktik.

Sementara dalam konteks diplomatik, PM Ulisses akan segera memberikan aksi timbal balik terkait kebijakan bebas visa bagi warga negara Indonesia yang melakukan kunjungan ke Cabo Verde, sebagaimana yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia sebelumnya. Cabo verde menginginkan kerja sama yang kongkrit di berbagai bidang dengan menawarkan kemudahan fasilitas yang didasarkan pada kesepakatan timbal balik.

Disamping itu, PM Ulisses juga menyampaikan undangannya kepada para pengusaha Indonesia untuk hadir dalam acara Bisnis Forum dan Pameran Perdagangan Internasional yang akan diadakan di Praia, Oktober mendatang.

Dubes Mansyur menyambut baik undangan tersebut dan sebaliknya mengundang para pengusaha Cabo Verde untuk datang dalam pameran dagang terbesar di Indonesia “Trade Expo Indonesia 2017”. Dubes Mansyur berharap para pengusaha dari kedua negara dapat saling berkunjung dan melihat potensi kerja sama yang dapat digarap.

Selain bertemu dengan PM Ulisses, Dubes Mansyur juga mengadakan pertemuan dengan KADIN Cabo Verde untuk membahas potensi kerja sama di bidang kelautan. Pihak KADIN Cabo Verde menyampaikan bahwa kerja sama transportasi laut sangat potensial untuk dilakukan kerja sama, mengingat saat ini Cabo Verde menjadi pusat usaha angkutan cargo di kawasan Afrika.

KADIN Cabo Verde menawarkan kepada Indonesia untuk bekerja sama di biidang investasi, menjadikan pelabuhan Cabo Verde sebagai Hub Port untuk wilayah Afrika.

Pertemuan dengan KADIN Cabo Verde juga menghasilkan kesepakatan agar Indonesia dapat menyelenggarakan business forum di Cabo Verde pada 8 September 2017 untuk mempresentasikan potensi ekonomi yang dimiliki Indonesia. Pada business forum tersebut diharapkan juga dapat dilakukan penandatanganan MoU antara KADIN Cabo Verde dengan KADIN Indonesia.

Undangan dari Pemerintah Cabo Verde tersebut sekaligus untuk merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Cabo Verde ke-42 yang diperingati setiap tanggal 5 Juli. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya