Dubes Mansyur Pangeran Bertemu Dengan Perdana Menteri Cabo Verde, Ulisses Correia E Silva/KBRI Dakar
Duta Besar RI Dakar yang juga merangkap sebagai Dubes RI Cabo Verde, Mansyur Pangeran melakukan kunjungan kerja ke Praia, Ibu kota Cabo Verde pada tanggal 3 hingga 6 Juli kemarin.
Kunjungan ini dilakukan untuk memenuhi undangan dari Pemerintah Cabo Verde yang mengadakan gathering dan dialog dengan seluruh misi diplomatik yang terakreditasi untuk Republik Cabo Verde.
Kunjungan ini juga dilakukan demi meningkatkan hubungan bilateral antara Cabo Verde dengan negara-negara sahabat, khususnya di bidang ekonomi, perdagangan, maritim, pariwisata dan investasi.
Kegiatan tersebut, seperti keterangan yang diterima redaksi, dibuka oleh Menteri Luar Negeri Cabo Verde, Luis Filipe Tavares. Ia menjelaskan soal pentingnya peningkatan kerja sama di berbagai bidang antara Cabo Verde dengan seluruh negara perwakilan misi diplomatik yang hadir.
Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Dubes Mansyur berkesempatan untuk melakukan pertemuan khusus dengan Perdana Menteri Cabo Verde, Ulisses Correia E Silva, guna membahas potensi kerja sama yang dapat dijajaki antara kedua negara. Dubes Mansyur menyampaikan bahwa antara Indonesia dengan Cabo Verde sangat besar potensinya untuk dijajaki kerja sama terutama di bidang industri kemaritiman, transportasi laut dan udara.
Ia menjelaskan bahwa kedua negara memiliki kesamaan secara geografis, yakni sebagai negara kepulauan. Dalam kaitan ini, Dubes Mansyur mempromosikan produk industri perkapalan PT. PAL dan PT. Dirgantara Indonesia (DI) untuk industri pesawat.
PM Ulisses dalam tanggapannya menyambut baik usulan kerja sama Dubes Mansyur tersebut. PM Ulisses juga mengharapkan adanya kerja sama di sektor pariwisata dalam bentuk Sister City antara Pulau Sall dan Pulau Bali yang memiliki kesamaan karakterisktik.
Sementara dalam konteks diplomatik, PM Ulisses akan segera memberikan aksi timbal balik terkait kebijakan bebas visa bagi warga negara Indonesia yang melakukan kunjungan ke Cabo Verde, sebagaimana yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia sebelumnya. Cabo verde menginginkan kerja sama yang kongkrit di berbagai bidang dengan menawarkan kemudahan fasilitas yang didasarkan pada kesepakatan timbal balik.
Disamping itu, PM Ulisses juga menyampaikan undangannya kepada para pengusaha Indonesia untuk hadir dalam acara Bisnis Forum dan Pameran Perdagangan Internasional yang akan diadakan di Praia, Oktober mendatang.
Dubes Mansyur menyambut baik undangan tersebut dan sebaliknya mengundang para pengusaha Cabo Verde untuk datang dalam pameran dagang terbesar di Indonesia “Trade Expo Indonesia 2017â€. Dubes Mansyur berharap para pengusaha dari kedua negara dapat saling berkunjung dan melihat potensi kerja sama yang dapat digarap.
Selain bertemu dengan PM Ulisses, Dubes Mansyur juga mengadakan pertemuan dengan KADIN Cabo Verde untuk membahas potensi kerja sama di bidang kelautan. Pihak KADIN Cabo Verde menyampaikan bahwa kerja sama transportasi laut sangat potensial untuk dilakukan kerja sama, mengingat saat ini Cabo Verde menjadi pusat usaha angkutan cargo di kawasan Afrika.
KADIN Cabo Verde menawarkan kepada Indonesia untuk bekerja sama di biidang investasi, menjadikan pelabuhan Cabo Verde sebagai Hub Port untuk wilayah Afrika.
Pertemuan dengan KADIN Cabo Verde juga menghasilkan kesepakatan agar Indonesia dapat menyelenggarakan business forum di Cabo Verde pada 8 September 2017 untuk mempresentasikan potensi ekonomi yang dimiliki Indonesia. Pada business forum tersebut diharapkan juga dapat dilakukan penandatanganan MoU antara KADIN Cabo Verde dengan KADIN Indonesia.
Undangan dari Pemerintah Cabo Verde tersebut sekaligus untuk merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Cabo Verde ke-42 yang diperingati setiap tanggal 5 Juli.
[mel]