Berita

Foto: Istimewa

Pertahanan

Oknum Anggota TNI Diduga Tampar Petugas Avsec

SABTU, 08 JULI 2017 | 13:35 WIB | LAPORAN:

Kasus kekerasan terhadap petugas Aviation Security (Avsec) kembali terjadi. Kali ini kejadian tersebut melibatkan oknum anggota TNI, AG, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Jumat sore (7/7).

"Benar. Insiden itu terjadi sekitar pukul tiga sore di terminal 1-A," ujar Kasubbag Humas Polresta Bandara Soeta, Ipda Prayogo saat dikonfirmasi, Sabtu (8/7).

Insiden pemukulan bermula saat AG diminta melewati pintu metal detector sebelum masuk ke dalam bagian bandara, sekira pukul 15.00 WIB.


Namun, saat melewati metal detector, lampu peringatan menyala. Akibat hal itu, seorang petugas berinisial FSP meminta izin kepada AG untuk melakukan pemeriksaan manual.

Diduga terjadi kesalahpahaman, sehingga berimbas pada aksi penamparan oleh AG terhadap FSP.

"Tiba-tiba seperti itu (ditampar). Hampir sama dengan yang sebelumnya (di Manado)," urai Prayogo.

Keduanya pun dibawa ke Markas Polresta Bandara Soetta untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut.

Namun, pada akhirnya kedua belah pihak memilih untuk berdamai dan tak melanjutkan apa yang telah terjadi ke ranah hukum.

"Setelah datang ke kantor, kemudian dipertemukan, dimediasi. Kemudian diputuskan agar tidak dilanjutkan kepada proses hukum," pungkasnya.

Sebelumnya, kasus serupa diduga dilakukan seorang penumpang bernama Joice Warouw (46) di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (5/7) lalu.

Saat itu, Joice menampar petugas Avsec bandara yang diketahui Elisabeth Jenny Wehantouw.

Kasus tersebut sempat viral di media sosial. Apalagi, Joice sempat mengatakan dirinya sebagai istri jenderal polisi. Kedua pihak pun saling lapor terkait insiden tersebut.

Joice dilaporkan terkait dugaan tindak pidana kekerasan. Sedangkan Elisabeth dilaporkan pasal dugaan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya