Berita

Sri Mulyani/net

Bisnis

Petani Tebu Dibebani Pajak, Tanda Sri Mulyani Frustrasi

JUMAT, 07 JULI 2017 | 21:57 WIB | LAPORAN:

Di tengah kondisi daya beli masyarakat yang semakin menurun, kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang membuat keputusan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) kepada kalangan petani tebu dan gula sangat ironis dan disayangkan.

Demikian disampaikan Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Cucun Sjamsurijal kepada wartawan, Jumat (7/7).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menilai jika pemerintah saat ini sedang frutrasi dan akhirnya menarik pajak dari rakyat kecil, salah satunya petani tebu.


“Ini memang ulah Menkeu. Sepertinya pemerintah frustrasi untuk menggenjot pendapatan lain,” kata Cucun.

Cucun menambahkan jika komoditas gula itu termasuk barang yang strategis dan pokok. Sehingga menurut ketua DKN Garda Bangsa itu, pemerintah tak perlu bebani lagi dengan pajak. Menurut cucun fatwa Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan 11 komoditas pokok bisa dikenai pajak. Namun gula dianggap bukan komoditas pokok. Hal itu diperkuat oleh keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Februari 2017 lalu yang menyebutkan di luar 11 komoditas pokok itu tak perlu lagi dipajaki.

Atas dasar itu, pihaknya meminta Sri Mulyani agar segera menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) agar PPN itu dibatalkan.

“Segera keluarkan PMK agar tak lagi membenai pajak ke kalangan petani. Aturan itu cukup dengan PMK agar tak ada lagi PPN. Banyak petani selalu mengeluh ke DPR. Jelas tidak ada kedilan dalam hal PPN 10 persen kepada petani tebu. Ini jelas meresahkan kalangan petani," demikian Cucun.[san]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya