Berita

Mantan Pimpinan KPK

Hukum

Mantan Ketua KPK: Anggota DPR Terhormat Dan Penyelenggara Angket, Berpikirlah Kembali

JUMAT, 07 JULI 2017 | 18:03 WIB | LAPORAN:

Mantan Ketua KPK Taufiequrrahman Ruki mengingatkan Pansus Hak Angket KPK agar berpikir kembali. Dia menyadari bahwa angket merupakan hak konstitusional DPR. Namun sikap Pansus KPK saat ini justru terkesan sebagai langkah mundur dalam pemberantasan korupsi.

"Tolong teman-teman yang terlibat sebagai anggota DPR terhormat dan menyenggarakan Angket, berpikirlah kembali. Negara ini ringkih akibat digerogoti oleh sebuah penyakit yang namanya korupsi. Kok, upaya-upaya pemberantasan korupsi dibuat kayak gini sekarang?" papar Ruki saat konferensi pers usai mengahadiri acara Halalbihalal bersama para pimpinan KPK di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (7/7).

Sejak 2005, jelas Ruki, Pimpinan KPK sudah mensinyalir akan ada kegiatan corruptor fight back atau perlawanan dari para tersangka korupsi terhadap pemberantasan korupsi. Namun perlawanan itu dianggap sah selama dilakukan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.


"Mungkin mengajukan praperadilan, banding, gugatan itu sah-sah saja. Tapi upaya sistematik untuk melemahkan pemberantasan korupsi dengan cara melumpuhkan KPK itu adalah kemunduran buat bangsa ini," ucap Ruki.

Ia juga mempertanyakan kepentingan Pansus KPK yang melakukan lawatan ke Lapas Sukamiskin dan Pondok Bambu, tempat para narapidana korupsi dipenjara, kemarin (Kamis, 6/7).

Ruki menjelaskan bahwa proses hukum para narapidana itu telah selesai. Mereka yang berada di dalam lapas itu bahkan ada yang pernah melewati proses banding, kasasi hingga peninjauan kembali (PK).

"Apakah ini upaya-upaya politik itu harus sampai itu? Secara pribadi ini adalah contempt of court. Itu bukan hanya KPK, tapi lewat pengadilan tingkat 1,2 dan bahkan sampai MA (Mahkamah Agung). Kami minta semua pihak, termasuk DPR, agar menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan," imbau Ruki.

"Kalau ada hal yang tidak pas, dipikiran teman-teman (DPR) sekalian. KPK bukan sesuatu yang tidak bisa dikritisi, didemo sering, bicara kita, enggak apa-apa," pungkas Ruki.

Konferensi pers itu turut dihadiri sejumlah mantan pimpinan KPK mulai dari jilid I sampai jilid III. Tampak pimpinan KPK lainnya, seperti Chandra Hamzah, dan Tumpal Hatorangan, Zulkarnain, Erry Riyana Hardjapamekas, Adnan Pandu Praja, juga mantan Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja. [zul]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya