Berita

KPK/net

Hukum

ILUNI UI: Giliran Korupsi Kelas Kakap, KPK Berkelit Dengan Argumen Asal Bunyi

JUMAT, 07 JULI 2017 | 15:23 WIB | LAPORAN:

Korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang harus diberantas dengan cara-cara luar biasa.

Sayangnya Korupsi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya berhasil menangkap dan memenjarakan koruptor kelas teri. Para perampok dalam kasus-kasus korupsi kelas kakap seperti Bank Century, RS Sumber Waras, Reklamasi Teluk Jakarta, lembaga anti rasuah itu seakan terkebiri.

"Kasus kelas kakap KPK malah terkebiri, berkelit dengan argumen asal bunyi, kehilangan independensi, bahkan secara terbuka menyatakan hands off," kata Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (UI) Badan Hukum Achmad Ismail Soeriokoesoemo melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (7/7).


Achmad menambahkan sejak dibentuk, lembaga yang keseluruhan SDM-nya berasal dari polisi dan jaksa ini tampak menafsirkan perannya secara berlebihan. Di satu sisi, KPK merupakan lembaga superbody.

Namun pada sisi lain, imbuh Achmad fitrah eksistensialnya tak lebih dari institusi ad hoc lantaran institusi hukum yang ada (kehakiman, kejaksaan dan kepolisian) lumpuh layu menanggulangi praktik korupsi yang menggurita pasca reformasi dan otonomi daerah.

"Aneh tapi nyata, KPK terbukti ‘sukses’ mendeligitimasi sejumlah lembaga negara seperti DPR, DPRD, KPU, MK," sindir Achmad.

Atas dasar itu, menurut Achmad dua hal laten yang menjadi semakin penting dipersoalkan dewasa ini adalah berkenaan dengan kontrol dan legitimasi kewenangan terhadap KPK.

"Pertama, mengapa sejak awal, kini sudah periode kepemimpinan jilid IV, tidak ada badan atau lembaga yang mengawasi KPK?. Kedua, sudahkah KPK bekerja sesuai dengan Konstitusi dan Undang-undang yang berlaku?," demikian Achmad.[san]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya