Berita

Kapal Induk Liaoning/BBC

Dunia

Kapal Induk China Berlabuh, Warga Hong Kong Mengantri Masuk

JUMAT, 07 JULI 2017 | 14:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kapal induk operasional pertama China Liaoning telah tiba di Hong Kong hari ini (Jumat, 7/7).

Perjalanan pertamanya di luar daratan China adalah bagian dari acara yang menandai ulang tahun ke 20 serah terima Hong Kong dari Inggris ke China.

Kapal induk setinggi 300 meter tersebut merupakan sebuah kapal Soviet yang telah diperbaharui dari kelas Kuznetsov yang dibeli dari Ukraina dan dibangun pada akhir 1980an.


Ini adalah bagian dari upaya yang lebih besar oleh Beijing untuk meningkatkan kehadiran militernya di panggung global.

Pada bulan April lalu, Chin meluncurkan kapal induk lain yang pertama dibuat di dalam negeri. Kapal induk tersebut akan beroperasi pada tahun 2020 mendatang.

Perjalanan kapal Liaoning China ke Hong Kong dilakukan menyusul kunjungan Perdana Menteri China Xi Jinping ke Hong Kong pekan lalu.

Selama perjalanannya, yang dirusak oleh demonstrasi, dia memperingatkan bahwa setiap tantangan terhadap pemerintah pusat Beijing tidak diperbolehkan.

Iklim politik Hong Kong telah semakin tegang dalam beberapa tahun terakhir dengan meningkatnya seruan untuk menentukan nasib sendiri dan bahkan kemerdekaan.

Pada 2014, Beijing mengatakan akan mengizinkan pemilihan langsung pemimpin kota tersebut, namun hanya dari daftar kandidat yang telah disetujui sebelumnya. Hal itu menyebabkan protes massa.

Kehadiran Liaoning telah dilihat oleh beberapa orang sebagai indikasi kekuatan oleh Beijing, namun banyak orang di Hong Kong juga mengantri tiket gratis untuk mengunjungi kapal tersebut. Kapal itu didampingi tiga kapal perang, dan berlabuh di dekat pulau Tsing Yi Hong Kong selama lima hari. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya