Berita

Gus Dur-Mega/Net

Politik

Rachma Bicara Soal Makar Mega

JUMAT, 07 JULI 2017 | 14:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Rachmawati Soekarnoputri mengatakan pada saat Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur memimpin, Megawati Soekarnoputri yang menjabat sebagai Wakil Presiden, melakukan pembangkangan dan perlawanan.

Mega membangkang dan melawan terhadap perintah Gus Dur, yaitu menolak penunjukan Chaerudin Ismail sebagai Kapolri menggantikan Suroyo Bimantoro.

"Mega mengangkat Bimantoro dan melakukan insubordinasi terhadap perintah Presiden selaku panglima tertinggi," ujar Rachma kepada redaksi, Jumat (7/7).


Menurut ketua Yayasan Pendidikan Bung Karno ini, sikap dan langkah Mega tersebut relevan dikategorikan sebagai perbuatan makar.

"Konteks perbuatan Mega sangat relevan dikategorikan makar karena mengikutkan kekuatan bersenjeta," terang Rachma.

Dia juga menyoroti hubungan Gus Dur dengan Mega terkait "keberadaan" Ryamizard Ryacudu yang saat itu menjabat KSAD.

"Begitu pun pihak AD. Pada saat itu KSAD membawa pasukan dengan tank di Monas berhadapan dengan Istana karena KSAD akan diganti. Diketahui Jenderal RR di pihak Mega," tutup Rachma. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya