Berita

Trump/Net

Dunia

Kerap Berselisih Dengan Trump, Kepala Badan Pengawas Etika AS Mundur

JUMAT, 07 JULI 2017 | 13:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepala Badan Pengawas etika pemerintah Amerika Serikat mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri. Ia adalah Walter Shaub.

Shaub akan meninggalkan kursi jabatan Direktur Kantor Etika Pemerintah (OGE) pada tanggal 19 Juli mendatang setelah ia berulang kali bentrok dengan Presiden Donald Trump.

"Dalam bekerja dengan pemerintahan saat ini, sudah jelas bagi saya bahwa kita memerlukan perbaikan pada program etika yang ada," jelasnya di akun Twitternya seperti dimuat BBC (Jumat, 7/7).


Ia juga menggarisbawahi bahwa menurutnya, reformasi etika perlu dilakukan di semua tingkat pemerintahan.

Menanggapi hal tersebut, Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya menghargai pelayanannya serta keputusannya untuk mundur.

"Presiden akan mencalonkan penggantinya dalam waktu singkat," tambahnya.

Shaub ditunjuk untuk masa jabatan lima tahun pada 2013.

Shaub sempat beberapa kali terlibat perselisihan dengan Trump. Pertama adalah saat Trump berencana untuk memberikan kendali kerajaan bisnisnya kepada anak-anaknya Januari lalu. Pada saat itu, Shaub mengatakan bahwa proposal tersebut tidak akan menghilangkan konflik kepentingan, dan tidak sesuai dengan standar presiden AS selama 40 tahun terakhir.

Kemudian pada bulan Februari, Shaub mendesak Gedung Putih untuk menyelidiki pembantu presiden Kellyanne Conway setelah dia mendesak pemirsa Fox News untuk membeli barang Ivanka.

Pada saat itu Gedung Putih menyatakan bahwa Conway telah berbicara tanpa motif jahat dan seharusnya tidak didisiplinkan. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya