Berita

Hary Tanoe/RMOL

Hukum

Tersangka Hary Tanoe Penuhi Panggilan Penyidik Bareskrim

JUMAT, 07 JULI 2017 | 10:19 WIB | LAPORAN:

. Tersangka kasus IT, Hary Tanoesoedibjo (HT) memenuhi panggilan perdana penyidik Direktorat Tindak Pidana Kejahatan Siber (Dittipid Siber) Bareskrim Polri.

CEO MNC Group itu tiba di kantor Dittipid Siber Bareskrim, Tanah Abang, Jakarta Pusat sekira pukul 08.45 WIB. Mengenakan batik hijau, HT enggan berkomentar banyak sejak turun dari mobil sambil membawa dokumen di tangan kirinya.

"Nanti saja. Nanti ya," ujar Hary setibanya di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (7/7).


Pemeriksaan kali ini merupakan yang pertama sebagai tersangka bagi HT. Atau panggilan kedua, setelah HT berhalangan hadir saat dipanggil penyidik, Selasa (4/7) lalu.

Sebelum kedatangan Ketua Umum Partai Perindo itu, pengacara Hotman Paris Hutapea dan timnya sudah terlebih dahulu datang ke Bareskrim.

"Hari ini hanya sebagai kapasitas jadi tersangka," timpal Hotman.

HT ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan ancaman melalui pesan singkat kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jamlidsus) Yulianto.

Tersangka dijerat Pasal 29 UU Nomor 11/2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) mengenai ancaman melalui media elektronik.

Dalam laporannya, Yulianto mengaku menerima tiga pesan singkat elektronik (SMS) dan WhatsApp dari nomor pribadi HT. Yaitu, tanggal 5, 7, dan 9 Januari 2016. Salah satu pesan yang diterimanya, dianggap sebagai ancaman dari tersangka.

Pesan tersebut berbunyi, "Mas Yulianto, kita buktikan siapa yang salah dan siapa yang benar. Siapa yang profesional dan siapa yang preman."

Lalu, masih dalam pesan yang sama, dilanjutkan dengan penegasan terkait misi HT memberantas oknum penegak hukum yang menyalahgunakan jabatannya.

"Anda harus ingat kekuasaan itu tidak akan langgeng. Saya masuk ke politik antara lain salah satu penyebabnya mau memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semena-mena, yang transaksional yang suka abuse of power."

Tak lupa, pengirim pesan yang diduga HT itu, mencamkan salah satu obsesinya untuk menjadi Presiden RI. "Catat kata-kata saya di sini, saya pasti jadi pimpinan negeri ini. Di situlah saatnya Indonesia dibersihkan."

Meski demikian, HT mengelak dituding telah mengancam Yulianto. Sebaliknya, tersangka justru ingin perubahan di negeri ini menjadi lebih baik. [rus]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya