Berita

Foto/Net

Hukum

Istri Jenderal Mencoreng Bintang Di Pundak Suami

Nampar Petugas Bandara
KAMIS, 06 JULI 2017 | 09:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Peristiwa kekerasan terhadap petugas keamanan bandara kembali terjadi. Kali ini, menimpa seorang petugas wanita aviation security (Avsec) di Bandara Sam Ratulangi, Manado, kemarin. Petugas ini ditampar seorang wanita yang berstatus istri seorang jenderal polisi.

Aksi kekerasan ini menjadi heboh lantaran direkam seseorang dan diposting ke media sosial dan langsung menjadi viral. Sebuah video berdurasi 12 detik ini menampilkan adegan seorang perempuan berbaju hitam dengan kacamata hitam terlihat memarahi seorang petugas perempuan. Anak pelaku, yang masih remaja mencoba melerai dengan memeluk ibunya, namun wanita itu tidak bisa menahan emosinya dan menampar petugas. Petugas itu lalu berteriak akan melaporkan kejadian itu.

Peristiwa ini diamini Humas PT Angkasa Pura I Manado, Yuristo Hanggoro. Dia menjelaskan wanita yang menampar petugas bandara tersebut adalah calon penumpang penerbangan Batik Air nomor penerbangan id 6275 pukul 07.45 WITA. Cek-cok terjadi ketika wanita ini hendak diperiksa di Screening Check Point 2, ternyata masih ada logam atau metal yang digunakan oleh wanita tersebut. Barang tersebut adalah jam tangan. "Memang awalnya si ibu menolak dan sesuai prosedur personel, petugas meminta ulang untuk melepas jam tangan. Kemudian terjadi debat, sebelum akhirnya terjadi aksi penamparan," kata Yuristo.


Menurutnya, seusai melakukan penamparan, wanita yang berangkat bersama dengan anaknya ini mau melepas jam tangan yang jadi pokok persoalan tersebut. "Tapi, sesuai prosedur, penumpang itu kemudian kami bawa ke Polsek Bandara untuk diproses sebagaimana mestinya," tutur Yuristo.

Sejurus kemudian kedua wanita ini dibawa ke Polsek Bandara untuk diperiksa. Setelah itu, wanita bersama anaknya tersebut kemudian diterbangkan ke Jakarta dengan penerbangan pukul 10.00 WITA.

Kemarin, video seorang wanita berbaju dan berkacamata hitam menampar seorang petugas Aviation Security Bandar Udara Sam Ratulangi menjadi viral dan diperbincangan banyak warganet. Wanita ini sendiri mengaku sebagai istri pejabat berpangkat jenderal bintang 1.

Menhub Budi Karya melalui akun Twitter miliknya langsung bereaksi atas peristiwa ini. Dia menyesalkan peristiwa penamparan itu. "Menyayangkan sikap arogansi kepada petugas aviation security di Bandara Sam Ratulangi Manado," cuitnya, di akun @BudiKaryaS. Dia berharap masalah ini bisa diselesaikan melalui proses hukum.

Warganet tentu saja bereaksi keras atas peristiwa ini. Sebagian besar protes atas arogansi yang dilakukan terhadap petugas bandara. Tidak hanya itu, di Twitter ramai menduga-duga pelaku bernama Joice Warouw, yang merupakan istri jenderal di kepolisian. "Joice Warouw (istri Brigjen Sumampouw) ditegur karena menolak membuka arloji di XRay, berlaku arogan dengan menampar Avsec yang sedang berdinas," cuit @kawanuaDKI sembari memposting foto paspor dan tiket maskapai Wings Air. Akun @mrs_santosoedy menyebut, kekerasan adalah tindakan arogan yang pantas dilakukan keluarga pejabat. "Itu mamak-mamak yang tampar petugas avsec di bandara katanya istri pejabat tapi kok #Ndeso yaaak.. Kesel boleh tapi gausah kasar juga kelles," cuitnya. "Baru dua petugas yang diberitakan, sebenarnya sudah berapakah petugas bandara kena gampar ibu tersebut sejak suaminya menjadi pejabat?" kicau @radikalem. Akun @saktihapsoro bilang, ini tindakan arogan mencoreng nama baik suami. "Waduh, ada istri jenderal nampar petugas bandara. Ini sih namanya mencoreng bintang di pundak suami.." cuitnya.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengamini pelaku penamparan terhadap petugas keamanan bandara di Manado adalah Joice Warouw, istri perwira tinggi Polri yang yang bertugas di Lemhannas. "Iya itu betul (istri) Brigjen Johan Sumampouw. Dia tugas di Lemhannas" kata Setyo kepada wartawan, kemarin. "Saya telepon Polsek Manado, beliau (JOW) mau masuk pemeriksaan, kemudian ada jam tangan suruh masukan ke X-ray. Tapi mungkin merasa menegurnya kurang enak, ditanggapinya lalu cekcok mulut, ditampar pipinya sesuai video itu," jelas Setyo. ***

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya