Berita

Budi Karya Sumadi/Net

Nusantara

Evaluasi Jatuhnya Heli Basarnas, Menhub Tunggu Rekomendasi KNKT

RABU, 05 JULI 2017 | 13:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku turut prihatin dengan korban meninggal akibat tragedi jatuhnya helikopter milik Basarnas beberapa waktu lalu.

"Kami sampaikan dukacita mendalam semoga arwah dari pejuang Basarnas mendapat tempat di sisi Allah SWT. Amin," ujarnya saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/7).

Diungkapkannya, heli Basarnas nahas tersebut sudah bertugas sejak awal Lebaran. Pada acara pembukaan pun Budi mengaku sempat menaikinya. Ketika itu, dia beserta rombongan naik heli dari Jakarta menuju Semarang.


"Keadaan heli ketika itu cukup baik dan lapang. Sebagai info, heli dari Basarnas berserta crew-nya itu sangat aktif memberikan laporan kepada kepolisian, khususnya jalan darat 100 km dimana disitu bertugas dengan polisi. Sehinga monitoring jalan itu relatif mendapat support juga. Bahkan saat awal mudik, Basarnas sempat melakukan demo, dimana demo itu untuk penyelamatan," ungkapnya.

"Kami sudah melakukan upaya mudik Lebaran dengan baik, dan di akhir mudik ada kehendak Allah yang lain. Kita berserah pada Allah," lanjut Menhub.

Ia mengaku melihat kejadian jatuhnya heli sebagai musibah. Namun pihaknya tentu menyerahkan sepenuhnya kewenangan kepada Komisi Nasional Keamanan Transportasi (KNKT) untuk melihat apa penyebab peristiwa itu.

"Tentu kita lakukan perbaikan. Evaluasinya setelah KNKT lakukan rekomendasi. Khusus kecelakaan, kami lakukan setelah KNKT beri rekomendasi. Baru kita beri catatan atas rekomendasi KNKT," tukas Menhub. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya