Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

PPN Tegaskan Dukungan Mitra Kerja Dalam Distribusi BBM

RABU, 05 JULI 2017 | 11:36 WIB | LAPORAN:

PT Pertamina Patra Niaga (PPN) terus menerapkan Satuan Tugas (Satgas) Idul Fitri hingga 10 Juli 2017 mendatang untuk menjamin keamanan penyaluran (distribusi) bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat.
 
PPN didukung penuh oleh mitra Awak Mobil Tanki (AMT) selaku karyawan dari Perusahaan Pemborongan Pekerjaan Pengangkutan (4P), memastikan kebutuhan masyarakat akan BBM terpenuhi, khususnya melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) selama libur Lebaran.

Keberhasilan Satgas PPN dalam menjaga komitmen kelancaran distribusi dinilai tidak lepas dari dukungan penuh AMT yang tergabung dalam sejumlah 4P mitra kerja PPN, yaitu PT Garda Utama Nasional, PT Ceria Utama Abadi, PT Absolute Service, PT Prima Perkasa Mandiri, PT Ardina Prima, dan PT Cahaya Andika Tamara.


Direktur Utama PPN Gandhi Sriwidodo mengatakan, sinergi positif ini membuat PPN mampu menjalankan penugasan dari PT Pertamina (Persero) dan Pemerintah untuk mendistribusikan BBM bagi kepentingan masyarakat umum.

"Kami apresiasinya terhadap seluruh pekerja yang tergabung dalam Satgas sehingga tidak terjadi kelangkaan BBM pada SPBU selama arus mudik Lebaran 2017," ujarnya.

Terkait unjuk rasa di area TBBM Jakarta Group, Plumpang dan Kementerian Tenaga Kerja oleh Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI), pada Selasa (4/7) kemarin,  Corporate Secretary PPN Rudy Permana telah meminta perusahaan 4P untuk menyelesaikan dengan tegas permasalahan yang terjadi dengan para mantan karyawannya.

"Aksi unjuk rasa bukan dilakukan oleh AMT aktif, melainkan oleh mantan AMT yang pernah ditugaskan di TBBM oleh 4P. Karena itu aksi tersebut tidak akan berdampak pada kelancaran distribusi BBM. Kami imbau masyarakat untuk bijak dan kritis menanggapi isu yang beredar, khususnya di media sosial,” jelas Rudy.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya