Berita

Arief Budiman/Net

Politik

Ketua KPU: Jaga Kekompakan Untuk Kesuksesan Pemilu 2019

RABU, 05 JULI 2017 | 06:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar halal bihalal di ruang sidang utama kantor KPU, Jalan Imam Bonjol Nomor 29, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/7).

Pada kesempatan itu, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, dengan halal bihalal diharapkan jajaran KPU dapat menerima kelebihan dan kekurangan diri sendiri dan orang lain secara rendah hati, sehingga mampu meningkatkan kekompakan serta efektifitas jajaran KPU dalam pelaksanaan tugas-tugas kedinasan.

"Dengan halal bihalal ini, semoga kita mampu menerima kekurangan kita, menghargai kelebihan orang lain dan menerima kekurangan orang lain. Dengan begitu semoga kita bisa mencapai target kita yaitu kompak dan bekerja efektif," ujar Arief.


Arief menjelaskan, kekompakan dan efektivitas itu merupakan modal krusial, mengingat KPU tidak lama lagi akan menyelenggarakan agenda akbar, yakni Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) tahun 2019 yang akan digelar serentak.

"Diharapkan kekompakan kita makin meningkat. Dari kepedulian, kebersamaan, lalu kekompakan, kemudian bisa bekerja dengan efektif," tuturnya.

Untuk mensukseskan Pemilihan Umum 2019 yang memiliki beban pekerjaan yang lebih berat, Arief meminta jajarannya untuk terus menjaga kekompakan.

"Kalau kemarin (Pemilu 2014) selesai pileg bisa santai dulu, kemudian ritmenya naik lagi karena pilpres. Besok tidak, karena pileg dan pilpres bersamaan, pekerjaan makin menumpuk, emosi meningkat, frekuensi bertemu keluarga makin berkurang, ini tekanan yang luar biasa," ujar dia.

Tanpa kekompakan, Arief menjamin tugas konstitusional yang diamanatkan kepada KPU tidak akan berjalan efektif.

"Kalau tidak kompak maka efektivitas tidak akan tercapai," pungkasnya sebagaimana diberitakan di laman KPU. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya