Berita

Foto: RMOL

Dunia

Rachmawati Dijadwalkan Bertemu Presiden Korea Utara

RABU, 05 JULI 2017 | 06:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri, dijadwalkan bertemu Presiden Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) atau Korea Utara dalam kunjungan yang akan dilakukan bulan Agustus mendatang.

Dalam pertemuan itu Rachma dan Presiden Korut akan membicarakan berbagai hal terkait perkembangan situasi terakhir di Semenanjung Korea dan upaya menyatukan Korea Utara dan Korea Selatan.

Menurut Sekjen Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea, Teguh Santosa, rencana pertemuan Rachma dengan Presiden Korea Utara Kim Yong Nam sudah dibicarakan pihaknya dengan Kedutaan Besar Korea Utara di Jakarta, juga dengan Perhimpunan Persahabatan Korea-Indonesia di Pyongyang.


“Bulan puasa yang lalu Dutabesar Korea Utara An Kwang Il berkunjung ke kediaman Ibu Rachma, dan menyampaikan undangan. Kami sudah follow up, insya Allah Ibu Rachma akan berkunjung lagi ke Pyongyang,” kata Teguh dalam keterangan yang diterima redaksi.

Rachmawati akan menghadiri sebuah pertemuan internasional bertema penghormatan untuk orang-orang besar dari Gunung Paektu pada pertengahan Agustus.

Istilah orang-orang besar dari Gunung Paektu merujuk pada kelompok pejuang Korea yang menyusun kekuatan di Gunung Paektu untuk mengusir kolonial Jepang pada dekade pertama abad ke-20. Di Gunung Paektu inilah pejuang-pejuang Korea menyusun strategi, termasuk mendirikan Tentara Rakyat Korea yang menjadi kekuatan utama yang mengusir Jepang dari Semenanjung Korea.  

Mengenang orang-orang besar Korea dimaksudkan sebagai upaya melestarikan semangat juang bangsa Korea menghadapi segala bentuk penjajahan dan tekanan dari bangsa lain.

Dalam peringatan itu, lanjut Teguh, Rachma hadir dalam kapasistas sebagai pendiri Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea dan ketua kehormatan Panitia Reunifikasi Damai Semenanjung Korea. Rachma menduduki posisi ketua kehormatan Panitia Reunifikasi Damai bersama sejumlah tokoh dari berbagai negara termasuk mantan Walikota Sydney, Australia, dan mantan Perdana Menteri Nepal.

Rachmawati adalah tokoh Indonesia yang kembali menghangatkan hubungan kedua negara setelah sempat dingin di Era Orde Baru. Rachma berkunjung pertama kali ke Korea Utara pada tahun 2000 dan sejak saat itu terlibat aktif dalam berbagai kegiatan perdamaian di Semenanjung Korea dan upaya menyatukan kedua Korea.

Atas berbagai pandangannya mengenai upaya perdamaian Semenanjung Korea, tahun lalu pemerintah Korea Utara memberikan gelar doktor kehormatan (DR HC) untuk Rachma. Sebelumnya di tahun 2003, Rachma mendapatkan Bintang Kehormatan Persahabatan Kelas Satu dari pemerintah Korea Utara. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya