Berita

Dunia

Ledakan Di Pabrik Garmen Bangladesh, 10 Orang Tewas

SELASA, 04 JULI 2017 | 21:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ledakan terjadi di sebuah pabrik garmen di Bangladesh pada Senin malam (3/7). Ledakan tersebut menyebabkan 10 orang tewas dan puluhan lainnya luka.

Insiden tersebut terjadi saat pekerjaan pemeliharaan di pabrik yang dimiliki oleh Multifabs Limited, sebuah perusahaan Bangladesh di pinggiran ibukota, Dhaka.

"Sembilan orang tewas dalam ledakan tersebut dan satu lainnya meninggal di rumah sakit," kata petugas pemadam kebakaran Palash Chandra Modak.


Perusahaan tersebut memasok pakaian rajutan ke klien di Swedia, Denmark, Jerman, Rusia, Spanyol, Belanda dan Inggris, termasuk ke Littlewoods, salah satu merek ritel tertua di Inggris, menurut situsnya.

Rangkaian fashion Lindex, yang merupakan bagian dari peritel Finlandia Stockmann, mengatakan bahwa perusahaan Bangladesh adalah salah satu pemasok terpentingnya.

Pihak Multifabs mengatakan bahwa sejumlah alat yang didapat dari Jerman, baru saja diservis. Ledakan itu terjadi saat pabrik tersebut disiapkan untuk melanjutkan operasinya setelah penutupan 10 hari untuk liburan Idul Fitri menandai akhir bulan suci Ramadhan.

"Ini kecelakaan, semuanya baik-baik saja," kata Mahiuddin Faruqui, ketua perusahaan seperti dimuat Reuters.

Industri garmen Bangladesh merupakan yang terbesar di dunia setelah China. Sektor tersebut telah mempekerjakan 4 juta orang dan menghasilkan 80 persen dari pendapatan ekspor negara tersebut.

Pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam atas insiden tersebut. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya