Berita

Pertahanan

Antisipasi Terjadi Teror, Polisi Dilarang Sendiri-sendiri

SELASA, 04 JULI 2017 | 14:10 WIB | LAPORAN:

. Anggota kepolisian dinilai masih kurang waspada dalam mengantisipasi terjadinya aksi teror seperti di Masjid Falatehan, Jakarta. Khususnya bagi anggota yang beetugas di lapangan.

"(Langkah antisipasi) yang pertama kita waspada ya. Karena memang sasarannya adalah kepolisian dalam menjalankan tugas," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono, di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (4/6).

Salah satu solusinya, pihak kepolisian akan mengimbau anggoranya untuk membentuk kelompok. Tujuannya, agar insiden penusukan seperti di Masjid Falatehan tidak terulang.


"Misalnya anggota yang sedang di lapangan atau di jalan, tidak boleh hanya sendiri. Tetapi minimal kalau ada temannya yang bisa melihat," papar Argo.

Selain itu, pihak kepolisian akan menempatkan anggora Shabara dengan Brimob pada satu Pos Pengamanan (PosPam) tertentu. Sehingga, dapat saling melindungi jika terjadi suatu ancaman.

"Untuk pos tertentu, nanti akan kita back up. Baik itu Sabhara maupun Brimob, akan kita libatkan," demikian Argo.

Aksi teror melukai dua anggota Brimob di Masjid Falatehan, 30 Juni lalu. Aksi yang dilakukan terduga teroris bernama Mulyadi itu dilakukan saat korban menunaikan ibadah salat isya berjamaah.

Terduga pelaku tewas di ujung peluru usai menikam dua anggota Brimob tersebut. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya