Berita

Raja Salman/Net

Dunia

Berlebihan Puji Raja Salman, Kolumnis Ini Diskors

SENIN, 03 JULI 2017 | 17:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Memuji dalam tingkat yang normal merupakan suatu bentuk apresiasi dan penilaian, namun bila berlebihan, bisa membawa celaka.

Setidaknya hal itu yang bisa dipelajari dari kasus di Arab Saudi ini.

Seorang kolumnis negara tersebut diskors karena berlebihan memuji pimpinan negara itu, Raja Salman.


Ia adalah Ramadan al-Anzi. Ia membuat tulisan di surat kabar al-Jazirah yang berisi pujian terhadap raja dengan menggunakan atribut yang biasanya merujuk pada Tuhan pekan lalu. Ia menuliskan "Haleem" dan "Shadeed al-Eqab", kedua ungkapan yang diperuntukkan bagi Tuhan.

Raja Salman menilai bahwa pujian itu terlalu berlebihan karena seperti membandingkan dirinya dengan Tuhan. Ia pun kemudian mengirimkan instruksi untuk menskors Anzi.

Surat kabar tersebut telah menerbitkan permintaan maaf untuk penulisan kolom tersebut.

"Ungkapan dan penghargaan yang diberikan oleh penulis tentang kepribadian pada Penjaga Dua Kota Suci, tidak dapat diterima, terlepas dari apa yang telah Allah berikan kepadanya," begitu keterangan dari surat kabar tersebut seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya