Berita

Yayok Witarto/RMOL

Pertahanan

2 Anggota Brimob Korban Teror Belajar Jalan Dan Duduk

MINGGU, 02 JULI 2017 | 13:58 WIB | LAPORAN:

Kondisi dua anggota Brimob, AKP Dede Suhatmi dan Briptu M. Syaiful Bakhtiar yang menjadi korban penusukan di Masjid Fatalehan, persis depan Mabes Polri, Jakarta, terus membaik pasca dioperasi kemarin (Sabtu, 1/7).

Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan RS Polri, Kombes Pol dr. Yayok Witarto menyampaikan, saat ini kedua korban sudah mulai mobilitasi.

"Jadi sudah mulai belajar duduk kemudian sudah mulai berjalan terbatas. Mulai menerima asupan makan yang mulai meningkat dibandingkan sebelumnya. Jadi dibandingkan hari sebelumnya ini relatif membaik," kata Yayok di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (2/7).


Kondisi psikologis kedua anggota Brimob itu juga semakin membaik. Kedua mampu berkomunikasi dengan jelas. Hal itu, menurut Yayok lantaran keluarga dari kedua korban terus menemani selama proses pengobatan.

"Kalau secara psikologis dibandingkan kemarin jauh lebih baik. Jadi komunikasi juga berjalan dengan baik. Apalagi ada keluarga jadi relatif membaik," ujarnya.

Ada tiga dokter yang menangani proses pengobatan keduanya, yakni spesialis bedah plastik, umum, dan anestesi. Namun Yayok belum dapat memastikan kapan keduanya bisa keluar dari rumah sakit.

"Masih butuh waktu (dirawat). Yang jelas operasi baru kemarin jadi masih perlu beberapa waktu untuk perbaikan. Nanti kita ihat perkembangannya," kata Yayok.

Penyerangan terhadap dua anggota Brimob yakni AKP Dede Suhatmi dan Briptu Syaiful B. terjadi pada Jumat (30/6) sekitar pukul 19.40 WIB.

Saat insiden terjadi, keduanya usai menjalankan salat Isya berjamaah di Masjid Falatehan, Jaksel. Pelaku menggunakan pisau sangkur saat melakukan penyerangan. Akibatnya AKP Dede Suhatmi dan Briptu Syaiful B mengalami luka di bagian leher dan wajah.[wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya