Berita

Pertahanan

30 Polisi Bersenjata Jaga Ketat AKP Dede Dan Briptu M Syaiful

MINGGU, 02 JULI 2017 | 10:33 WIB

AKP Dede Suhatmi dan Briptu M. Syaiful Bakhtiar, dua anggota Brimob yang menjadi korban teror, kondisinya terus membaik.

Walau begitu, masih ada kemungkinan keduanya kembali menjalani operasi. Untuk menjaga keselamatan mereka penjagaan dilakukan dengan ketat.

Sumber di RS Polri Kramat Jati menuturkan, untuk menjaga keselamatan kedua anggota Brimob tersebut tidak kurang dari 30 polisi berjaga di sekitar ruang perawatan keduanya.


Polisi itu membawa senjata lengkap dalam penjagaan tersebut, sehingga walau suasana aman, namun cukup kaku.

"Korban dijaga sekitar satu pleton," ujar sumber tersebut seperti dikutip dari laman JPNN.

Korban AKP Dede Suhatmi dan Briptu M. Syaiful Bakhtiar itu dirawat di area para korban aksi terorisme. Seperti Bripda Yogi Aryo yang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Kampung Melayu.

Antara kedua korban dengan Bripda Yogi Aryo dirawat di kamar yang tidak berjauhan di lantai tiga rumah sakit tersebut.

Para penjaga itu tidak hanya berjaga di dekat kamar. Tapi, juga melakukan patroli menyusuri setiap lorong rumah sakit tersebut.

Bila ada orang yang masuk ke ruang perawatan area korban aksi teror, pemeriksaan badan dilakukan.

Tidak sembarang orang bisa masuk ke ruang tersebut. "Saat memeriksa mereka masih bersenjata lengkap," imbuh dia.

Sementara itu Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menjelaskan, kondisi kedua anggota Brimob saat ini sudah cukup stabil pasca dilakukan operasi untuk menjahit luka di bagian wajah.

Untuk AKP Dede Suhatmi luka pada pipi kanan sepanjang kurang lebih 15 cm tembus ke bibir bagian atas.

”Untuk Briptu Syaiful luka pada bagian pipi kanan sedalam sepanjang 10 cm dan tembus ke pipi bagian dalam. Keduanya masih dalam perawatan, bisa jadi nanti dibutuhkan operasi kembali,” terang mantan Wakabaintelkam tersebut.

Keduanya saat ini menjalani perawatan yang intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Kramat Jati.

Sebelumnya, keduanya ditangani di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). "Jumat malam lalu dipindah ke RS Kramat Jati untuk perawatan lebih," ungkapnya.

Dia berharap kesehatan kedua anggota Brimob itu bisa segera pulih. Sehingga, bisa menjalankan tugas kembali dan tidak dikuatirkan keluarganya. "Doakan saja cepat sembuh ya," paparnya ditemui di kantor Divhumas Mabes Polri kemarin.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya