Berita

Nusantara

Kapal Tenggelam Di Batu Ampar, Enam Selamat Satu Dalam Pencarian

SABTU, 01 JULI 2017 | 22:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Nahkoda Tug Boat KP 11 yang tenggelam di Perairan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, belum ditemukan, Sabtu (1/7).

Kejadian tenggelammnya tug boat alias kapal tunda tersebut dilaporkan oleh Komandan Pos Polair Batu Ampar, Brigadir Heri ke Kantor SAR Pontianak, Sabtu siang, pukul 11.00 WIB.

Seperti dilansir dari laman Basarnas, diinformasikan ada Tug Boat TB KP 11 di sekitar Perairan Batu Ampar yang tenggelam. Jumlah Person on Boat (PoB) dalam Tug Boat tersebut ada tujuh orang. Sebanyak enam orang berhasil selamat, dan satu orang yang merupakan nahkoda hilang.


Mendapatkan informasi tersebut, pukul 11.15 WIB, Tim Rescue Kantor SAR Pontianak bergerak menuju lokasi kejadian dengan menggunakan KN SAR 417. Mereka menggunakan peralatan selam dan peralatan evakuasi lainnya.

Pada pukul 11.50 WIB, Kantor SAR Pontianak juga memberangkatkan peralatan tambahan, yaitu Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk mendukung operasi SAR.

Setibanya di lokasi kejadian pukul 17.00 WIB, Tim Rescue Kantor SAR Pontianak berkoordinasi dengan Dandim 1207 Pontianak, Pos Mat Al Padang Tikar, Satpol Air Batu Ampar, KSOP Muara Kubu dan masyarakat setempat.

Dari Hasil koordinasi tersebut diketahui bahwa korban yang masih belum ditemukan adalah Ruslan (38) yang berprofesi sebagai nahkoda. Sementara penumpang yang selamat adalah Haidir (45), Rotto (32), Husni (32), Mustamin (24), Mustamin (24), Heri (26) dan Amba (25).

Setelah melakukan koordinasi, dilakukan pencarian dengan melakukan penyisiran kurang lebih 2 kilometer ke arah hilir dan 2 kilometer ke arah hulu.

Namun hingga Pukul 18.00 WIB, pencarian belum membuahkan hasil. Pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan Minggu besok. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya