Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Sindir KPK: #BersihKokRisih

SABTU, 01 JULI 2017 | 21:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengajak masyarakat untuk mempercayai bahwa apabila lembaga negara dibedah akan banyak peluang perbaikan yang bisa lakukan.

"Jangan percaya lagi doktrin bahwa hanya ada satu yang bisa diandalkan. Itu mitos orang pacaran. Cara lelaki merayu," terang Fahri dalam akun Twitter @Fahrihamzah, Sabtu (1/7).

"Nah ini negara. Jangan ada mitos superman. Sekarang itu mitos pun sudah pindah ke avenger. Superman nggak bisa sendiri lagi. Mitos aja begitu. Atau dongeng atau fiksi. Bagaimana negara bisa percaya hanya kepada satu lembaga? Waspadalah..," lanjut dia.


Saat ini, DPR sedang bekerja melakukan evaluasi terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lewat Panitia Khusus (Pansus) Angket KPK. Melalui Pansus tersebut, DPR ingin mengetahui rekaman pemeriksaan Anggota DPR dari Fraksi Hanura, Miryam S Haryani dalam kasus e-KTP, serta beberapa hal lainnya.

Belakangan, muncul sikap yang dinilai berlebihan di tengah masyarakat yang menyebutkan, KPK merupakan lembaga paling hebat dan satu-satunya yang bisa dipercaya.

"Itu tipu daya. Semuanya bohong. Tapi jangan lupa bahwa kebohongan yang diulang-ulang bisa jadi kebenaran," ingat Fahri.

Jelas dia, tugas kita dalam negara demokrasi adalah kritis. Jangan mau dijebak propaganda. Untuk itu, sebaiknya semua lembaga negara terbuka, tidak boleh ada yang menutup diri.

"Semakin besar kuasa dan uang. Semakin harus terbuka dan transparan. #BeraniJujurHebat," ujar Fahri dalam lanjutan twitt-annya.

Tambah dia, kegagalan bisa dianggap sukses. Masalah bisa nampak sebagai solusi. Dan aksi kelabakan bisa nampak sebagai produktif.

"Mari kita mulai. Tanpa pretensi. Jangan takut dengan keterbukaan. Jangan takut dengan transparansi. #BersihKokRisih," sindir Fahri Hamzah. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya