Berita

Pelaku diduga Mulyadi/net

Pertahanan

Penusuk Polisi Di Masjid Falatehan 75 Persen Bernama Mulyadi

SABTU, 01 JULI 2017 | 14:02 WIB | LAPORAN:

Hasil penyelidikan sementara polisi menyatakan pelaku penyerangan polisi di Masjid Falatehan, Jakarta Selatan (Jumat malam, 30/6) bernama Mulyadi.

Dugaan tersebut diperkuat keterangan kakak ipar pelaku yang alamatnya sesuai KTP temuan petugas di lokasi kejadian.

"Pelaku boleh dikatakan 75 persen bernama Mulyadi," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, saat dikonfirmasi, Sabtu (1/7).


Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tempat kejadian perkara di mana Mulyadi menusuk dua anggota Polri. Salah satunya, selembar KTP non elektronik yang diduga milik pelaku.

Pada KTP yang fotonya terlihat luntur, tercantum nama Mulyadi, bertatus belum kawin, dengan pekerjaan pelajar. Ia kelahiran 24 April 1989. Pada kolom alamat tertulis Pagaulan RT 12 RW 05, Kelurahan Suka Resi, Cikarang Selatan.

Berdasarkan alamat di KTP, polisi menelusuri jejak pelaku. Kemudian diketahui bahwa alamat tersebut ditempati kakak ipar pelaku.

Polisi juga menggelandang dua orang saksi, yaitu kakak ipar dan kakak pelaku untuk diminta keterangannya. Keduanya membenarkan KTP tersebut milik pelaku. Tapi mereka membantah masih tinggal bersama pelaku.

"Saksi baru dua. Kakak ipar dan kakaknya. Tapi alamatnya tidak di situ (seperti yang tercantum di KTP), itu alamat kakak iparnya," ujar Setyo.

Meski demikian, polisi masih akan mendalami sejumlah petunjuk lainnya untuk memastikan identitas pelaku 100 persen Mulyadi. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya