Berita

Brimob Ditusuk/net

Pertahanan

Polisi Cocokkan Sidik Jari Pelaku Teror Dengan Identitas KTP di TKP

SABTU, 01 JULI 2017 | 02:07 WIB | LAPORAN:

. Polisi tetap mendalami pentunjuk lainnya untuk memastikan identitas terduga pelaku teror di Masjid Faletehan, Jakarta Selatan, Jumat (30/6) malam.

Setelah itu, akan dicocokkan dengam temuan KTP yang diduga milik pelaku hasil temuan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Identitas ada. KTP ada. Tapi kita belum bisa pastikan apakah sama atau tidak. Antara (identitas) pelaku dengan identitas yang kami temukan," kata Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan di RS Pusat Pertamina.


Salah satu upaya yang dilakukan pihak kepolisian dengan memeriksa sidik jari pelaku. Termasuk pemeriksaan data pemilik kendaraan bermotor yang ikut diamankan polisi dari TKP.

"(Identitas resmi) Belum bisa saya sampaikan. Tadi sudah olah TKP.  Nanti setelah kami dalami apakah itu KTP betul tidak, kita ambil sidik jari. Tentunya akan kita lakukan pendalaman lagi di sana," terang mantan Kadiv Propam Polri itu.

Sebelumnya, hasil olah TKP, polisi mengamankan sebilah sangkur yang diduga milik pelaku. Serta selembar KTP atas nama Mulyadi (28) dengan foto sedikit buram mirip pelaku. Lalu, sebuah tas dan satu unit sepeda motor jenis matic.

Dalam KTP yang ditemukan petugas, pemiliknya diketahui berstatus pelajar dan berdomisili di daerah Suka Resmi, Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat.

"Yang jelas secara global sudah kita lakukan. Tinggal kita cari asal yang bersangkutan dari mana," demikian Iriawan.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya