Berita

RMOL

Pertahanan

Rudiantara Optimis Penanganan Serangan Siber Terkoordinasi Dalam BSSN

JUMAT, 30 JUNI 2017 | 22:09 WIB | LAPORAN:

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menilai penanganan serangan siber seperti Virus Ransomware Petya bakal terkendali dengan baik jika Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) resmi beroperasi.

Dengan adanya BSSN, koordinasi dan kerja sama dalam mengatasi serangan siber dapat berjalan dengan baik. Di samping itu, BSSN dapat mendeteksi akan adanya serangan untuk kemudian memberikan peringatan.

"Kalau BSSN sudah jadi penanganannya juga harus seperti ini, bahkan lebih bagus. Jadi lebih terintegrasi, lebih terkoordinasi dengan kementerian serta lembaga lainnya. Ada koordinasi juga dengan dari pertahanan," jelas Rudiantara usai jumpa pers di kawasan Cikini, Jakarta (Jumat, 30/6).


BSSN sendiri merupakan lembaga gabungan antara Direktorat Keamanan Informasi, Kemenkominfo dengan Lembaga Sandi Negara dan sejumlah lembaga lain di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan.

Pembentukan BSSN berawal dari Peraturan Presiden Nomor 53/2017 pada 23 Mei lalu yang bertugas mendeteksi dan mencegah kejahatan siber dengan menjaga keamanan siber secara efektif dan efisien. Dengan memanfaatkan, mengembangkan dan mengkonsolidasikan semua unsur yang terkait keamanan siber.

Setelah perpres ditandatangani, pemerintah diberi tengat waktu empat bulan sampai pembentukan atau pada 23 September 2017. Proses transisi pembentukan BSSN dibatasi selama satu tahun setelah 23 Mei. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya